Polisi Sudah Serahkan Jenazah Pemandu Lagu Pada Keluarganya yang Langsung Dibawa ke Kampung

Penyerahan dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati

Wartakotalive/Feryanto Hadi
Polres Jaksel menyerahkan jenazah Ciktuti Iin Puspita (22), pemandu lagu yang ditemukan tewas di dalam lemari di sebuah rumah kos di Mampang VIII kepada pihak keluarga. 

POLISI menyerahkan jenazah Ciktuti Iin Puspita (22), pemandu lagu yang ditemukan tewas di dalam lemari di sebuah rumah kos di Mampang VIII kepada pihak keluarga.

Penyerahan dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati pada Rabu (21/11/2018) malam.

Kompol Andi mengungkapkan, selain menyerahkan jenazah, pihaknya juga menyelesaikan segala proses pembiayaan selama korban ditangani di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan.

Baca: Motif Pembunuhan Pemandu Lagu Diduga Cuma Masalah Uang Tip

"Melakukan penyerahan jenazah korban, barang milik korban di tubuh jenazah dan penyelesaian biaya administrasi RS karena keluarga korban tidak mampu," kata Andi, Rabu (21/11/2018) malam.

Andi mengatakan pihaknya juga memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Selanjutnya korban akan dimakamkan di kampung halamannya di Muaradua, Ogan Komering, Sumatera Selatan.

Baca: Diduga, Potongan Jenazah Jamal Khashoggi Dimasukkan dalam Koper lalu Dibawa Keluar Turki

"Pemberian tali asih bentuk empati dari Polres Jaksel kepada keluarga korban selanjutnya jenazah dibawa kembali ke kampung halaman korban di Muaradua, Sumsel," ujarnya

JENAZAH CLP, perempuan yang tewas di indekos di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dibawa ke Palembang menggunakan mobil ambulans, Rabu (21/11/2018).
JENAZAH CLP, perempuan yang tewas di indekos di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dibawa ke Palembang menggunakan mobil ambulans, Rabu (21/11/2018). (Kompas.com/David Oliver Purba)

Kompol Andi menambahkan, pihak keluarga menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Dua terduga pelaku Y (24) dan NR (17) sendiri batal diterbangkan ke Jakarta pada Rabu malam karena alasan transportasi dari lokasi penangkapan di Jambi

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved