Pemkot Jakarta Selatan Meresmikan Hanggar TPS Sampah 3R RW 09 Lenteng Agung

Kampung iklim di RW 09 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, kini memiliki hanggar tempat penampungan sementara (TPS).

Pemkot Jakarta Selatan Meresmikan Hanggar TPS Sampah 3R RW 09 Lenteng Agung
Warta Kota/Feryanto Hadi
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin (ketiga dari kiri) meresmikan TPS 3R di RW 09 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, JAGAKARSA---Kampung iklim di RW 09 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, kini memiliki hanggar tempat penampungan sementara (TPS) 3R setelah Pemkot Jakarta Selatan meresmikannya pada Kamis (22/11/2018).

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin, mengatakan, adanya hanggar tempat penampungan sementara yang dibangun di asrama Dinas Lingkungan Hidup RW 09 diharapkan pengelolaan sampah yang berada di wilayah RW 09 menjadi lebih baik lagi.

"Secara mandiri mereka bisa mengelola sampah, tidak perlu buang ke Bantargebang, tetapi bisa dikelola secara mandiri di lingkungan," kata Arifin.

Arifin mengatakan, pihaknya selalu mendukung adanya gerakan-gerakan mengelola sampah yang ada di wilayah kelurahan atau kecamatan.

"Jelas dari sisi regulasi kami sudah keluarkan instruksi wali kota mengenai bank-bank sampah. Meminta atau menginstruksikan kepada wilayah untuk membentuk bank-bank sampah," ucapnya.

Lurah Lenteng Agung, Satia, mengatakan, hanggar tempat penampungan sementara (TPS) 3R RW 09 akan digunakan untuk mengelola khusus sampah organik.

"Di sini banyak sampah organik seperti daun dan lain sebagainya, termasuk sampah organik basah dari masyarakat itu semuanya akan ditempatkan di sana, diolah dan jadilah kompos-kompos. Itulah penggunaan hanggar. Lebih rapi, terlindungi," katanya.

Satia mengatakan, adanya hanggar ini juga tentunya berdampak kepada perekonomian warga RW 09.

"Otomatis ekonomi warga meningkat. Ditambah lagi dengan kompos dari hasil pengelolaan sampah ini bisa digunakan untuk masyarakat berkebun, menanam sayuran, buah-buahan, dan lain-lainnya," katanya.

Baca: 240 Sekolah di Jakut Sudah Punya Bank Sampah

Baca: Bank Sampah, Jumlah Bank Sampah Sekolah di Jakarta Selatan Jauh dari Target

Baca: Ada 13.200 Nasabah, Agustus 2017-Juli 2018 Omzet Bank Sampah di Jakarta Barat Capai Rp 3,5 Miliar

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved