Para PKL di Depan Stasiun KA Citayam Mulai Kembali Berjualan, Warga Resah

Mereka membuka lapak dengan memasang tenda terpal serta membawa sejumlah barang dan material untuk berjualan.

Para PKL di Depan Stasiun KA Citayam Mulai Kembali Berjualan, Warga Resah
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
PKL mulai jualan lagi di depan Stasiun KA Citayam, Depok. 

Sebelumnya Pemkot Depok telah merencanakan untuk menata kawasan Stasiun KA Citayam agar tidak menjadi sumber kemacetan.

Karenanya dinas terkait berkordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan pihak Stasiun KA Citayam secara intens belakangan ini.

Akhirnya pada Rabu (14/11/2018) Pemkot Depok dan PT KAI sepakat untuk merubah pintu keluar penumpang dari Stasiun Kereta Api (KA) Citayam, yang tadinya berada di sebelah timur menjadi di sebelah utara, dalam waktu dekat.

Perubahan pintu keluar dilakukan ini untuk meminimalisir penumpukan penumpang di Jalan Citayam yang selalu mengakibatkan kemacetan parah di depan Stasiun KA Citayam.

Kesepakatan terjadi setelah perwakilan Pemkot Depok dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, melakukan pertemuan dan pembahasan dengan perwakilan dari PT KAI serta pihak pengelola Stasiun KA Citayam dan Organda Depok.

Usai kesepakatan dan untuk mendukung penataan sekitar stasiun, Satpol PP Depok langsung melakukan penertiban belasan lapak PKL di sekitaran Stasiun KA Citayam.

"Karena keberadaan PKL di sana yang menutup sebagian badan jalan, juga menjadi salah satu faktor pemicu kemacetan di Jalan Citayam," kata Plt Kepala Satpol PP Depok, Yayan Arianto.

"Ini karena sebelumnya sudah disepakati bersama oleh Pemkot Depok dan PT KAI bahwa pintu keluar Stasiun KA Citayam akan dirubah menjadi di sebelah utara. Sehingga penumpang kereta dari stasiun yang mau naik angkot, tidak langsung keluar ke jalan seperti kondisi sekarang ini yang mengakibatkan penumpukan penumpng di Jalan Citayam dan macet" tambahnya.

Dengan itu semua kata Yayan diharapkan kemacetan di Jalan Citayam dapat diminimalisir.

Menurut Yayan sebelum pihaknya menertibkan belasan PKL di sana, pihaknya sudah melayangkan beberapa kali surat peringatan hingga surat perintah bongkar ke para PKL. "Karena mereka berjualan diatas pedestrian hingga menutup sebagian badan jalan di sana," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved