Malam Terakhir Tim DVI Melakukan Pencocokan DNA Penumpang Lion Air

Dengan pencocokan tersebut, diharapkan, ada individu baru yang teridentifikasi di tengah adanya protes keluarga korban.

Warta Kota/Adhy Kelana
Tangis keluarga korban Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, pecah karena kesedihan yang mendalam. 

Malam ini, menjadi malam terakhir proses pencocokan sample DNA yang telah berhasil diambil oleh tim DVI untuk mengindetifikasi para penumpang pesawat Lion Air.

Walaupun saat ini baru 109 penumpang yang berhasil teridentifikasi sehingga masih ada 80 penumpang yang belum dinyatakan teridentifikasi meski ada protes keluarga korban.

"Jadi hari ini masih berlangsung proses pencocokan di Lab DNA dan kami berharap masih ada yang teridentifikask. Jadi hasil final rekonsiliasi akan diumumkan besok," kata Bidang DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol, Lisda Cancer, Kamis (22/11/2018).

Diungkapkan Lisda, hingga saat ini masih ada beberapa sample DNA yang tinggal melalui tahap proses pencocokan.

Dengan pencocokan tersebut, dirinya berharap, ada individu baru yang teridentifikasi di tengah adanya protes keluarga korban karena proses dihentikan.

"Pokoknya semua sudah diperiksa, semua sudah keluar profil DNA-nya sedang dicocokan. Jadi diharapkan proses pencocokannya berakhir malam ini besok pagi, kita rekon lagi kalau ada yang cocok kemudian jam 10 itu kita lakukan final rilis," ujarnya.

Menurutnya sampel DNA yang terakhir adalah sample DNA yang sebelumnya sudah dilakukan pencocokan, namun dalam pencocokan tersebut tidak adanya kecocokan antara profil para penumpang.

"Jadi sampel terakhir dan termasuk sampel yang kita ulang, sampel yang sempat tidakk keluar profilnya. Jadi semuanya sudah kita ulang dan kita cocokan lagi," ucapnya.

Wakil Kepala Tim DVI Polri, Kombes pol Triyawan Masudi mengungkapkan bahwa 195 kantong jenazah korban yang diterima oleh Rumah Sakit Polri Kramat Jati dalam kecelakaan pesawat Lion Air telah terindentifikasi.

Di mana dari 195 kantong jenazah korban Lion Air tersebut terdapat sebanyak 666 bagian tubuh dan telah diambil sampel DNA-nya, sehingga telah berhasil mengindetifikasi sebanyak 109 penumpang hingga hari ini.

Dengan selesainya proses identifikasi tersebut, dapat dilihat berapa nantinya jumlah penumpang yang tidak terevakuasi saat proses pencarian para korban dengan sebanyak 666 bagian tubuh.

Karena, saat ini, 666 bagian tubuh yang ada sudah teridentifikasi seluruhnya.

"Jadi 195 kantong jenazah yang terdiri dari beberapa body part itu sudah selesai pemeriksaannya. Artinya pemeriksaan 195 kantong jenazah ini sudah semua diperiksa baik medis maupun propertinya. Hasilnya bagaimana? Dari 195 kantong jenazah maupun beberapa body part itu besok kita rilis," kata Kombes Triawan di RS Polri Kramat Jati, Kamis (22/11/2018).

Menurut Triawan, 666 bagian tubuh yang masih ada biasa saja bagian tubuh yang sudah teridentifikasi sebelumnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved