Media Sosial

Ketua PWI Ajak Perangi Berita Hoax yang Pengaruhi Stabilitas Ekonomi

Pada era digitalisasi, penyebaran berita bohong (hoax) di media sosial menjadi hal yang sangat diperhatikan sebab berdampak buruk bagi masyarakat.

Ketua PWI Ajak Perangi Berita Hoax yang Pengaruhi Stabilitas Ekonomi
Warta Kota/Anggi Lianda Putri
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal Depari di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018). 

PADA era digitalisasi, penyebaran berita bohong (hoax) di media sosial menjadi hal yang sangat diperhatikan sebab berdampak buruk bagi masyarakat.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal Depari mengatakan, banyak oknum yang memang sengaja memanfaatkan hoax sebagai senjata perang mereka di tahun politik.

Apalagi Media sosial yang berkembang begitu cepat telah mendorong distribusi informasi ke seluruh masyarakat tanpa filter yang cukup. Sehingga sulit sekali bagi orang awam untuk mengidentifikasi informasi yang valid (benar) atau tidak.

"Adanya berita hoax pun semakin meresahkan dan dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi stabilitas keamanan dan ekonomi nasional," ujar Atal di Kawasan Menteng Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

Menurut Atal, hoax punya efek yang besar terhadap perekonomian, yakni memengaruhi ekspektasi dan perilaku masyarakat yang pada akhirnya memengaruhi keputusan konsumsi dan berinvestasinya.

Iapun mengajak para awak media dan masyarakat untuk memerangi berita bohong dan menganjurkan melakukan pemeriksaan kembali pada informasi yang didapat sebelum disebarluaskan.

"Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk preventif menjaga viralnya hoax sehingga tidak merugikan bisnis dan ekonomi secara umum," ucap Atal. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved