Tawuran Pelajar Terjadi di Tambora, 3 Orang Ditangkap

Seoalh tak jera dengan adanya korban tewas, tawuran pelajar terjadi di Tambora, Jakarta Barat. Polisi menangkap tiga orang yang terlibat.

Tawuran Pelajar Terjadi di Tambora, 3 Orang Ditangkap
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ilustrasi. 

POLSEK Tambora menangkap tiga pelaku aksi tawuran di depan Pasar Mitra Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (20/11/2018) dinihari.

Tiga pelaku yaitu HB (16), UJ (15), dan BI (14), diamankan lantaran membacok dua anak muda, yakni Muhammad Arif (18) dan Mahardika F (17).

"Tiga pelaku HB, UJ, dan BI sudah diamankan. Kasus tawuran ini berawal dari media sosial. Baik korban atau pelaku, berjanjian tawuran di sekitar Jalan KH Mansyur Gg Betet RT 04/05, Tambora pada Selasa dinihari kemarin," papar Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh, Rabu (21/11/2018).

Diungkapkan Iver, tawuran terjadi antara dua kelompok pemuda, yaitu Gempas (Gembel Pasar) Pasar Mitra Jembatan Lima dengan kelompok pemuda dari Kelurahan Tambora.

Sebelum tawuran itu terjadi, Muhammad Arif diundang oleh ketiga pelaku melalui media sosial untuk melakukan tawuran di Gang Betet.

"Korban (Muhammad Arif) langsung mengajak teman-temannya salah satunya adalah korban yakni Mahardika. Kelompoknya Muhhammad Arif, datang ke tempat para pelaku yang sudah menunggu di ujung Gang Betet Tambora," ujar Iver.

Aaat para korban tiba di lokasi, tiba tiba pelaku menyerang para korban menggunakan senjata tajam berupa clurit dan membacok dua korban tersebut.

Mahardika saat itu alami luka bagian pinggang sebelah kanan, luka pada bahu atas kiri serta lengan sebelah kiri.

Sementara untuk korban Muhammad Arif itu alami luka di bagian punggung belakangnya akibat dibacok oleh pelaku. Selanjutnya para pelaku melarikan diri dan kedua korban ketika itu ditolong oleh warga setempat dan dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan.

Setelah Anggota mendapat laporan dari warga yang ada di lokasi kejadian, tim buser dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin dan Panit Reskrim Iptu Eko Agus lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Berdasarkan pendalaman keterangan dari dua korban dan saksi, maka peroleh informasi jika bahwa kelopok pelaku ialah pemuda gempas Jembatan Lima. Pencarian dan pengejaran itu dilakukan dan berhasil amankan tiga orang, di Kompleks Pasar Mitra. Selanjutnya membawa ketiga pelaku ke Polsek Tambora," katanya.

Dari pengakuan para pelaku clurit yang dibawa dan digunakan untuk tawuran, telah dibuang di saluran air, di Jalan Tambora 2 RT 002 RW 004 Kelurahan Tambora.

Namun, saat pencarian di lokasi, clurit yang dimaksud belum ditemukan.

"Kami pun masih dalami dan mengembangkan kasus ini," singkatnya

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved