Breaking News:

Sebelum Dibunuh dan Mayatnya Dimasukkan Lemari, Korban Pernah Cekoki Ekstasi ke Pacar Pelaku

“Kami hanya membantu menangkap pelaku. Kebetulan mereka melintas di Merangin," kata Kapolres.

ISTIMEWA/TRIBUN JAMBI
Sepasang kekasih terduga pembunuh pemandu lagu di Jakarta, saat berada di Polres Merangin, Jambi. Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan Ciktuti Lin Puspita, yang Mayatnya Ditemukan dalam Lemari, http://jambi.tribunnews.com/2018/11/21/ini-pengakuan-pelaku-pembunuhan-ciktuti-lin-puspita-yang-mayatnya-ditemukan-dalam-lemari. Penulis: muzakkir Editor: budi 

MOTIF pembunuhan wanita pemandu karaoke yang mayatnya ditemukan di lemari pakaian, ternyata bukan hanya karena uang tip.

Informasi yang dihimpun, Yustian, terduga pembunuh yang berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Merangin saat hendak melarikan diri ke Padang, Sumatera Barat, kesal lantaran pacarnya dicekoki pil ekstasi oleh korban. Peristiwa itu terjadi pada malam Minggu sebelum pembunuhan terjadi.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya mengatakan, rencananya kedua terduga pelaku akan diserahkan hari ini kepada Polda Metro Jaya.

Baca: Sejoli Terduga Pembunuh Pemandu Lagu Ditangkap di Jambi, Habisi Korban Gara-gara Rp 1,2 Juta

“Kami hanya membantu menangkap pelaku. Kebetulan mereka melintas di Merangin," kata Kapolres.

Sebelumnya,  warga Jalan Mampang Prapatan VIII Gang Senang Kompleks Bapenas RT 03/01, Tegal Parang, Mampang Prapatan, Selasa (20/11/2018), dihebohkan penemuan mayat perempuan di lemari sebuah indekos. Jenazah itu bernama Ciktuti Iin Puspita (22).

Tak lama kemudian, polisi berhasil mendeteksi siapa pelakunya. Informasi terakhir, pelaku merupakan teman dekat korban yang telah melarikan diri ke Sumatera.

Baca: Kata Jusuf Kalla, Menteng dan Kebayoran Baru Tak Bakal Dapat Dana Kelurahan

Benar saja, ketika pelaku melintas di wilayah hukum Polres Merangin, bus yang ditumpangi terduga pelaku tiba-tiba dihentikan oleh petugas. Setelah dicek, ternyata benar, di dalam bus tersebut ada dua terduga pelaku pembunuhan yang terjadi di Jakarta.

Keduanya adalah NR (17) dan Y (24), sepasang kekasih yang tinggal di Jakarta. Informasi yang dihimpun, pembunuhan dilakukan keduanya karena kesal ditipu korban.

Kepada petugas, Y mengatakan pada malam kejadian, Senin (19/11/2018), korban pulang ke indekosnya sembari marah-marah dan bertengkar hebat dengan pacarnya.

Baca: Dana Kelurahan Digoreng Oposisi, Jokowi: Hati-hati, Banyak Politikus Sontoloyo

Pertengkaran itu dipicu masalah uang cas. NR yang juga bekerja sebagai wanita pendamping tamu klub malam itu, dijanjikan uang cas Rp 1,2 juta oleh korban. Tapi, nyatanya NR hanya diberi Rp 500 ribu.

Kesal dengan pertengkaran itu, Y kemudian memukul korban dengan sebuah palu di bagian kepalanya. Karena pukulan itu, korban mengeluarkan banyak darah segar.

Diduga kehabisan darah, akhirnya korban tewas di tempat. Karena panik, kedua pelaku mencoba menyembunyikan korban di dalam lemari pakaian.

Baca: Prabowo: Sebelum Saya Jadi Presiden, Kalau Bisa Rizieq Shihab Pulang

Tak lama kemudian, kedua pelaku melarikan diri menggunakan bus antar kota antar provinsi dengan tujuan Padang, Sumatera Barat. Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya.

"Saat ini pelaku masih di Polres Merangin. Rencana hari ini akan kita antar ke Jakarta," bilang Kapolres. (Muzakkir)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved