Breaking News:

Donald Trump Menyokong Penuh MBS Tidak Terkait Pembunuhan Khashoggi

AS percaya dan menyakini bahwa MBS tidak terilbat dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
businessinsider.sg
Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump 

Hubungan antara Amerika Serikat (AS) alias United States (US) dan Arab Saudi atau Saudi Arabia seperti hubungan benci tapi rindu.

Kedua pihak sering terlibat perseteruan, tapi sebenarnya mereka merupakan sekutu yang setia satu sama lainnya.

Dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi misalnya, ASmendorong pelaksanaan peradilan yang terbuka dan adil.

Meski banyak pihak mengaitkan kasus ini dengan Mohammed bin Salman alias MBS, yang merupakan Putra Mahkota Arab Saudi, tapi AS menyakini bahwa MBS tidak terilbat dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi.

Sebagaimana diulas The Guardian, yang dikutip Warta Kota, Rabu (21/11/2018), tidak ada fakta bahwa peristiwa pembunuhan itu terjadi karena perintah eksekusi yang dilakukan pihak kerajaan tersebut.

Donald Trump menyatakan, dia berdiri dengan Arab Saudi.

Pernyataan lengkap yang disampaikan Presiden AS mengatakan, Riyadh tidak akan dijatuhi sanksi atas pembunuhan Jamal Khashoggi.

Donald Trump telah mengeluarkan pernyataan melalui sekretaris persnya mengenai keputusannya untuk tidak menjatuhkan sanksi terhadap Arab Saudi, meskipun diduga ada perintah untuk melakukan pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Donald Trump mengatakan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi dikenal sangat baik, dia telah memiliki pengetahuan tentang pembunuhan tersebut.

Perjanjian perdagangan Arab Saudi dan dukungan terhadap Iran dinilai terlalu penting untuk dikompromikan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved