Breaking News:

Berkas Pemalsuan Akta Tanah yang Libatkan Camat Pondokgede Dinyatakan Lengkap

Dua ASN Kota Bekasi berinisial M dan AR telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota
Kejaksaan Negeri Bekasi 

Berkas perkara pemalsuan akta tanah yang melibatkan Camat Pondokgede berinisial M dan anak buahnya AR telah rampung.

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota bakal segera melimpahkan barang bukti berikut tersangka ke Kejaksaan Negeri Bekasi.

"Sudah p21 (berkas dinyatakan lengkap)," kata Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota Komisaris Bambang S Nugroho melalui pesan singkatnya pada Rabu (21/11/2018).

Bambang menyatakan, bakal mengecek ke penyidik yang menangani kasus ini untuk mengetahui kapan tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri. Namun dia menargetkan, keduanya akan diserahkan pada pekan depan.

"Nanti saya cek ke penyidiknya kapan tersangka dan barang bukti diserahkan ke JPU,". "Minggu depan," tambah Bambang, saat ditanya proses penyerahan tersangka dan barang bukti bila berkas perkara dinyatakan lengkap.

Dua ASN Kota Bekasi berinisial M dan AR telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota atas dugaan pemalsuan akta tanah.

Bahkan polisi telah mengantongi dua alat bukti yang bisa menjeratnya ke persidangan.

M dan AR juga tidak ditahan polisi, karena dianggap sebagai pelayaan publik sehingga tidak akan melarikan diri. Pemilik lahan, Yusuf Riza (52) bahkan mempertanyakan alasan pemerintah daerah belum menon-aktifkan aparatur negeri sipil (ASN) itu.

"Ini yang menjadi pertanyaan kita juga, kenapa mereka tidak ditahan padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka. Apalagi sosok salah satu pelaku (M) merupakan pejabat di wilayah Pondokgede," ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved