Pesawat Jatuh

Tiga Minggu Pasca Kecelakaan Lion Air PK-LQP, Satu Korban dari Tangsel Berhasil Diidentifikasi

Di sela-sela menerima tamu, Redhi Yudha Perdana, kakak dari korban menceritakan perilaku Puspita yang dianggap ganjil sebelum berangkat untuk bekerja

Tiga Minggu Pasca Kecelakaan Lion Air PK-LQP, Satu Korban dari Tangsel Berhasil Diidentifikasi
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Ibunda Puspita Eka Putri meratapi peti anak ketiganya di kediamannya Perumahan Bali View blok A 4, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, kota Tangerang Selatan, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA -- Setelah tiga minggu tragedi jatuhnya Lion Air PK-LQP tujuan Jakarta-Pangkalpinang, akhirnya jenazah Puspita Eka Putri (24), satu di antara penumpang pesawat naas itu dapat teridentifikasi, Selasa (20/11/2018) siang tadi.

Rumah duka yang berada di Perumahan Bali View blok A 4, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, kota Tangerang Selatan, tampak ramai oleh sanak keluarga dan kerabat almarhum.

Di sela-sela menerima tamu, Redhi Yudha Perdana, kakak dari korban menceritakan perilaku Puspita yang dianggap ganjil sebelum berangkat untuk bekerja dinas ke Pangkalpinang.

"Terakhir ketemu hari minggu (28/11/2018), dia bilang mau pulang, mau pulang kemana ini kan di rumah jangan macem-macem ngomongnya," kata Redhi di kediamannya, Selasa (20/11/2018).

Ternyata kalimat tersebut dianggap Redhi menjadi pertanda berpulangnya Puspita setelah mengalami kecelakaan Lion Air di Tanjung Pakis Karawang Jawa Barat.

Tidak hanya itu, pihak keluarga juga merasakan hal ganjil lainnya yang tidak biasa dilakukan Puspita, almarhumah pun tidak pamit kepada keluarga ketika akan berangkat ke bandara.

"Dia cuma bilang mau pergi dinas ke Pangkalpinang, waktu dia pergi ke bandara kita ngga ada yang tau, karena kita sekeluarga biasanya salat Subuh berjamaah, ngga taunya dia sudah jalan ke bandara," ujar Ridha.

Ibu Puspita, Nuke terus meratapi peti yang diserahkan RS Polri siang tadi.

Sambil terus memeluk peti anak ketiganya, air mata Nuke terus mengalir mengiringi pengajian yang diadakan di kediamannya itu.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved