Pelajar yang Tewas Dibacok Itu Rajin Membantu Ibunya

Semasa hidupnya, David Riyanto dikenal sebagai remaja yang berkelakuan baik, tidak neko-neko dan rajin membantu orangtuanya.

Pelajar yang Tewas Dibacok Itu Rajin Membantu Ibunya
istimewa
David Riyanto semasa hidup. 

SEMASA hidupnya, David Riyanto dikenal sebagai remaja yang berkelakuan baik, tidak neko-neko dan rajin membantu orangtuanya.

David Riyanto merupakan siswa kelas 9 SMP Al-Manshuriyah yang meregang nyawa saat terjadi aksi tawuran di Gang Mandor, RT 01 RW 03, Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada Senin (19/11/2018).

Berdasarkan keterangan Kholilah selaku tetangga korban, David Riyanto sangat berbeda dari remaja pada umumnya.

Bukan lantaran menjadi tulang punggung keluarga dan bukan pula karena ditinggal kedua orangtuanya.

Di usianya yang masih sangat muda, sebagai anak sulung David Riyanto harus menjaga kedua adiknya yang masih kecil.

Ia sangat rajin membantu orangtuanya dalam berbagai urusan rumah tangga yang jarang dilakukan oleh sebagian besar remaja.

"Dia rajin ngebantu ibunya. Mulai dari momong adeknya, masak, nyuci, setrika. Pokoknya banyak deh," ujar Kholilah saat dijumpai di rumahnya di Jalan Haji Sanusi, RT 04 RW 04, Rawabuaya, Jakarta Barat, Selasa (20/11/2018).

Setelah selesai dengan segala pekerjaan tersebut, David Riyanto biasanya suka bermain bola di halaman rumah tetangganya bersama anak-anak setempat.

Bahkan, ia juga sering membantu tetangganya berjualan pecel lele untuk menambah uang jajan sehari-harinya.

"David kan temenan saya anak saya. Sering dia ikut ke warung, saya kan jual pecel lele. David suka ngebantu. Nanti saya kasih uang jajan. Dia anak yang baik, nggak neko-neko sama sekali, Mas," tutur Kholilah.

Penulis:
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved