Pelecehan Seksual

Kritik Mahfud MD Terkait Vonis MA Terhadap Kasus Pelecehan Seksual Baiq Nuril Maknun

Mohammad Mahfud MD mengkritisi vonis hakim MA terkait kasus pelecehan seksual Baiq Nuril Maknun.

tribunnews.com
Prof Dr Mohammad Mahfud MD dan Baiq Nuril Maknun. 

PROF Mohammad Mahfud MD akhir bicara kasus pelecehan seksual Baiq Nuril Maknun.

Menurut Mohammad Mahfud MD, vonis terhadap korban pelecehan seksual Baiq Nuril Maknun hanya mengedepankan sisi formal semata, yakni penegakan hukum.

Vonis hukum yang dijatuhkan hakim Mahkamah Agung (MA), kata Mahfud MD, tidak mempertimbangkan hal-hal yang subtansial yakni menegakkan keadilan 

"Dalam kasus Bu Nuril, pengadilan hanya menegakkan hukum (formal) tidak menegakkan keadilan (substansial)," ujar Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2013 Mahfud MD melalui akun twitternya.

Seperti diketahui, majelis hakim Mahkamah Agung menjatuhkan vonis terhadap korban pelecehan seksual Baiq Nuril Hakim 6 bulan dan denda Rp 500 juta.

Baiq Nuril Maknun dianggap melawan hukum menyebarkan informasi terkait pelecehan seksual yang disampaikan Kepala Sekolah SMA tempat ia mengajar.

Hakim MA menjatuhkan vonis setelah menerima permohonan kasasi yang diajukan sang kepala sekolah setelah pada sidang tingkat pertama di Pengadilan Negeri Mataram Nuril divonis bebas.

Baca: BREAKING NEWS: Eksekusi Baiq Nuril Maknun Ditunda Sampai Keluar Putusan PK

Baca: 12 Peristiwa Penting Terkait Kelahiran Nabi Muhammad SAW Diperingati sebagai Maulid Nabi

Vonis terhadap Baiq Nuril Maknun ini mengundang protes dan komentar sejumlah pihak, seperit Hotman Paris Hutapea, Mahfud MD, dan sejumlah politisi.

Mahfud mengomentari kasus ini setelah ditanya oleh netizen (warganet) pemilik akun @BUDIYANTO250764: Prof. Gimana tentang Bu Nuril, yang divonis bersalah. Karena merekam pembicaraan yang melecehkan dengan tujuan sebagai bukti. Terimakasih atas kesediaan untuk menanggapi.

Mahfud pun menganggap vonis majelis hakim hanya mengedepankan faktor formalitas bukan subtansial.

Halaman
1234
Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved