VIDEO: Naik Helikopter, Menhub Tinjau Stasiun Citeras
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meninjau pembangunan jalur ganda atau double track dan elektrifikasi Maja-Rangkasbitung
Penulis: Angga Bhagya Nugraha | Editor: Ahmad Sabran
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meninjau pembangunan jalur ganda atau double track dan elektrifikasi Maja-Rangkasbitung, di Stasiun Citeras, Lebak, Banten, Minggu (18/11/2018) siang.
Dengan adanya pembangunan double track tersebut, diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di kawasan itu lebih layak.
Pantauan Warta Kota, Budi Karya, lebih dahulu meninjau program Padat Karya Desa di Kawasan Citra Maja Raya, Banten.
Saat itu, Budi Karya menggunakan helikopter sekira pukul 09.58.
Ia turun di sebuah lapangan bola kemudian didampingi oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Zulfikri.
Budi Karya langsung menggunakan alat pengaman diri, berupa topi dan rompi berwarna kuning.
Saat itu ia menyempatkan diri berbincang-bincang dengan para pekerja.
Dimana program tersebut membangun sebuah jalan dan selokan untuk kebutuhan warga atas akses jalan di kawasan itu
Tak lama kemudian, Budi Karya bertolak ke Stasiun Citeras menggunakan mobil. Ia meninjau proyek pembangunan double trak dan elektrifikasi tersebut.
“Kami lakukan pembangunan double track dan elektrifikasi ini karena ingin melayani masyarakat Rangkasbitung. Sebagai kota baru, di Maja dan Rangkasbitung ini kami ingin hidup yang lebih layak,” kata Budi Karya.
Sebelumnya, lanjut mantan Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol Tbk, tersebut, rata-rata penumpang di Stasiun Citeras hanya 326 penumpang per hari. Lalu di Stasiun Rangkasbitung sebanyak 5.887 per hari.
Dimana kereta api Tanahabang-Rangkasbitung sebelumnya menggunakan kereta api lokal atau KRD sebanyak 4 kereta api per hari.
Kemudian pada awal Maret 2017, lintas Angke-Tanah Abang-Rangkasbitung dilayani KRL 4 kereta ali per hari dengan kapasitas angkut 7.200 penumpang per hari.
Lalu, mulai 1 april 2017, lintas Angke-Tanah Abang-Rangkasbitung dilayani KRL lintas Maja-Tanah Abang 153 kereta ali per hari. Dimana dilayani dengan 34 kereta api per hari keberangkatan atau kedatangan Rangkasbitung.
Total perjalanan KRL menjadi 187 kereta per hari.mDengan kapasitas angkut 307.800 penumpang per hari.
“Dari 34 kereta api per hari keberangkatan atau kedatangan dari Rangkasbitung akan ditingkatkan menjadi 64 kereta api per hari,” kata Budi Karya.
Ia pun menyebut dengan adanya double track akan meningkatkan sebanyak dua kali lipat jumlah penumpang sebelumnya.
Sehingga memudahkan penumpang yang hendak ke Tanahabang yang saat ini menjadi favorit tujuan dari warga setempat itu.
“Double track itu akan memudahkan warga Rangkasbitung yang ingin ke Tanahabang juga sebaliknya. Tapi, pemerintah juga mendorong ada kawasan ekonomi, di wilayah setempat. Sehingga tidak semua warga ke Jakarta untuk bekerja. Kalau semuanya ke Jakarta yang menjadi magnetnya maka tidak akan selesai," jelas Budi Karya.
Selain itu, ia pun menyebut bahwa kebutuhan angkutan berbasi rel saat ini sangat luar biasa. Dimana jumlah penumpangnya meningkat sekitar tiga kali lipat.
“Karena kalau secara makro, jumlah penumpangnya ini sudah mendapai 1,2 juta per hari. Kami mau tingkatkan hingga 3 juta per hari. Kami akan lakukan produktifitas headway yang lebih pendek. Mengintegrasikan kapasitas yang ada di kota dengan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Zulfikri mengatakan, bahwa untuk meningkatkan jumlah penumpang juga dengan melakukan modernisasi di beberapa stasiun.
Salah satunya adalah di Stasiun Citeras, yang saat ini sudah mencapai 95 persen pembangunan.
“Kami lakukan juga modernisasi Stasiun Citeras ini. Sudah hampir selesai, kami akan segera resmikan,” kata Zulfikri yang turut mendampingi Menhub tersebut.
Menurut Zulfikri, beberapa stasiun lainnya yang telah dilakukan modernisasi adalah Stasiun Klender, Buaran, Klender Baru, Cakung, dan Kranji.
Ia menyebut dengan modernisasi turut meningkatkan pelayanan terhadap penumpang serta peningkatan keselamatan. (suf)