BREAKING NEWS: Eksekusi Baiq Nuril Maknun Ditunda Sampai Keluar Putusan PK

Eksekusi Kejari Mataram terhadap Baiq Nuril, terdakwa kasus pelanggaran UU ITE yang divonis 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta, batal.

kitabisa.com
Kasus Baiq Nuril Maknun Dinilai Sama Dengan Kasus Prita Mulyasari Sembilan Tahun Silam! 

KABAR gembira datang dari Joko Jumadi selaku kuasa hukum Baiq Nuril Maknun, terdakwa kasus pelanggaran Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang divonis 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp 500 juta.

Semula, Baiq Nuril Maknun dijadwalkan akan dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Mataram pada Rabu (21/11/2018) pekan ini.

Namun hal itu akhirnya batal dilaksanakan setelah Kejagung mengabulkan permohonan Joko Jumadi untuk menunda eksekusi Baiq Nuril Maknun.

"Betul (ditunda)," ujar Joko Jumadi kepada Warta Kota, Senin (19/11/2018) sore.

Surat permohonan penundaan eksekusi itu dikirimkan oleh Joko Jumadi pada Sabtu (17/11/2018).

"Ditunda sampai putusan PK," tuturnya.

Tidak hanya itu, kabar penundaan eksekusi Baiq Nuril Maknun juga disebarkan oleh akun Twitter @savenetvoice, akun dari salah satu lembaga yang ikut mendampingi Baiq Nuril Maknun.

"Breaking News: Eksekusi Ibu Nuril ditunda sampai ada keputusan PK (Peninjauan Kembali) atas putusan MA. Perjuangan belum usai, tapi satu langkah demi satu langkah. #SaveIbuNuril," tulis akun Twitter @savenetvoice, Senin sore.

Berikut ini isi surat permohonan penundaan eksekusi yang dikirimkan Joko Jumadi kepada Kejagung:

Mataram, 17 November 2018
HAL : PERMOHONAN PENUNDAAN EKSEKUSI
Kepada Yth.
JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
di-
Jakarta
Bismillahirrahmanirrahim
Assaiamualaikum Warrahmatuliahi Wabarakaatuh
Dengan hormat,

Halaman
12
Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved