Terkuak Israel Lakukan Penggalian untuk Membangun Kota di Bawah Masjidil Aqsa

Sejumlah kabar lainnya juga menunjukkan bahwa Israel telah melakukan penggalian besar-besaran di sekeliling Masjidil Aqsa.

Terkuak Israel Lakukan Penggalian untuk Membangun Kota di Bawah Masjidil Aqsa
AFP/Kompas.com
Israel terus bersiasat untuk mencoba mencaplok Masjidil Aqsa. 

Sebuah video yang dikirimkan di media sosial menunjukkan aktivitas Israel di Masjidil Aqsa, Palestina.

Sejumlah kabar lainnya juga sudah menunjukkan bahwa Israel telah melakukan penggalian besar-besaran di sekeliling Masjidil Aqsa, Yerusalem, Palestina.

Sebuah kota baru sedang dibangun Israel di bawah Masjidil Aqsa dengan konstruksi khusus.

Diduga upaya ini merupakan cara Israel untuk mencaplok kawasan suci umat Muslim tersebut.

Netizen dengan nama @doamuslims mengirimkan video yang mengungkap aktivitas Israel di bawah Masjidil Aqsa.

Masjidil Aqsa merupakan salah satu lokasi yang sering diziarahi umat Muslim.

Tempat suci ini merupakan lokasi Nabi Muhammad SAW melaksanakan Isra Miraj, yang selalu diperingati umat Muslim.

Upaya penggalian yang terus dilakukan Israel di Masjidil Aqsa memicu kontroversi dan perlawanan dari umat Muslim.
Upaya penggalian yang terus dilakukan Israel di Masjidil Aqsa memicu kontroversi dan perlawanan dari umat Muslim. (Istimewa)

Masjidil Aqsa pernah menjadi kiblat umat Muslim dalam menjalankan ibadah dan kemudian kiblat berpindah ke Masjidil Haram di Mekkah.

Selain melakukan upaya itu, Israel juga sedang melakukan upaya kekerasan untuk membantai warga sipil Palestina, yang hampir setiap saat berlangsung.

Banyak anak kehilangan orangtuanya yang dibunuh Israel dengan peluru tajam.

Karena itu, reaksi diberikan oleh kalangan umat Muslim ketika terjadi upaya Israel untuk mencaplok kawasan ini, yang sudha dilakukan terus, diserbu pasukan bersenjata, tapi umat Muslim memertahankan Masjidil Aqsa, yang dibangun Nabi Sulaiman, jauh sebelum masa Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, Ustadz Abdul Somad meluruskan adanya anggapan bahwa umat Muslim tidak boleh marah hanya pemutarbalikan fakta.

"Nabi Muhammad itu lembut, santun, ini pemutarbalikan fakta, ketika terkait pribadi tidak marah, terkait agama, marah, kalau hukum Allah dipijak, maka Nabi marah," katanya.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved