Breaking News:

Pelayanan Kependudukan di Kota Bekasi Kini Bisa Dilakukan di Setiap Kecamatan

Dahulu, pelayanan kependudukan hanya bisa dilakukan di Mal Pelayanan Publik dan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Warga antre nomor antrean kecil di Mal Pelayanan Publik (MPP) di Atrium Pondok Gede, dini hari. 

PEMERINTAH Kota Bekasi kini menerapkan pelayanan kependudukan di setiap kecamatan.

Dahulu, pelayanan kependudukan hanya bisa dilakukan di Mal Pelayanan Publik dan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Semua pelayanan yang sifatnya kependudukan, sekarang sudah ada dan dilayani di kecamatan," ujar Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Warta Kota, Minggu (18/11/2018).

Baca: Pemkot Tangerang Bakal Terapkan Sistem Tiket Elektronik untuk Transportasi Umum

Tri Adhianto mengatakan, penambahan dan perubahan pelayanan itu dilakukan agar lebih memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.

"Kami melihat tiap jam 4 subuh masyarakat selalu antre dan ramai di Mal Pelayanan Publik, sudah seperti antre sembako. Padahal cuma mau ganti nama saja atau lainnya. Kita tidak mau itu berlarut, kita perbaiki," tuturnya.

Pelayanan yang ada mulai dari KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran.

Baca: Fakhri Husaini: Penunjukan Bima Sakti Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Berbahaya

"Ini sebagai peningkatan pelayanan. Kita terus berinovasi agar dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pelayanan di kecamatan juga akan ditambah jam operasionalnya. Senin-Jumat pukul 08.00 sampai pukul 21.00 WIB, dan Sabtu mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00.

"Jadi kita banyak masyarakat yang kerja, jadi jam operasional kita tambah, termasuk Sabtu ada pelayanan," ucapnya.

Baca: Fakhri Husaini Sebut Penunjukan Bima Sakti Sebagai Pelatih Timnas Perjudian Luar Biasa PSSI

Penerapan pelayanan di kecamatan ini, lanjut Tri Adhianto, dikarenakan setelah ada peningkatan inovasi teknologi tanda tangan, teknologi dan sarana serta prasarana juga telah disiapkan di tiap kecamatan tersebut.

"Dulu kan tidak ada di kecamatan karena kendala tanda tangan Kepala Dinas. Sekarang kita ada teknologi. Kita buat sistem kalau tanda tangannya itu tetap basah, tapi kita gunakan IT, tidak perlu berkas itu dilimpahkan ke kantor Dinas. Tinggal klik langsung jadi tanda tangan Kepala Dinas itu," paparnya.

Ke depan, tidak menutup kemungkinan pelayanan akan ada hingga tingkat kelurahan. Pihaknya juga menerapkan layanan online aplikasi Simpaduk Kota Bekasi maupun webesite www.simpaduk.bekasikota.go.id.

"Kita terus lakukan inovasi agar masyarakat merasakan pelayanan dengan baik. Kota Bekasi ada 12 kecamatan dan 56 kelurahan. Kita akan terus tingkatkan dan kembangkan pelayanan kependudukan hingga kelurahan," paparnya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved