SEA Games 2019

Indonesia Hanya Turunkan Atlet Lapis Dua di SEA Games 2019

Lebih lanjut, Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa atlet-atlet yang berangkat hanya untuk cabang olahraga yang dipertandingkan.

Indonesia Hanya Turunkan Atlet Lapis Dua di SEA Games 2019
ISTIMEWA
Logo SEA Games 2019 

SEKRETARIS Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto membenarkan Indonesia akan menurunkan atlet lapis kedua, pada SEA Games 2019 di Filipina.

“Ada informan juga yang menanyakan kepada kami sejauh mana yang diucapkan oleh Pak Menteri maupun saya, apakah betul yang akan berangkat itu adalah second layer?” kata Gatot S Dewa Broto saat ditemui di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

"Dan itu saya katakan betul. Apakah sudah ditetapkan dalam peraturan, itu belum. Dan itu akan ditetapkan melalui peraturan menteri,” kata Gatot S Dewa Broto saat ditemui di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Baca: Sandiaga Uno Dapat Sumbangan Dana Kampanye Rp 10 Juta dari Relawan di Yogyakarta

Sebelumnya, kabar itu pun sempat dikatakan oleh Menpora Imam Nahrawi. Menurut Menpora, cara tersebut sengaja dilakukan untuk menumbuhkan mental bertanding atlet muda Indonesia yang tujuannya dipersiapkan jelang Olimpiade 2020 Tokyo.

Lebih lanjut, Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa atlet-atlet yang berangkat hanya untuk cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Pokoknya yang diberangkatkan itu adalah cabang olahraga yang dipertandingkan, kan hanya 30 cabang olahraga yang dipertandingkan, beda dengan Asian Games sampai 40,” jelas Gatot S Dewa Broto.

Baca: Pengamat: Jokowi Protes Pakai Istilah Politikus Sontoloyo dan Politik Genderuwo

“Kemudian, nanti dalam peraturan akan disebutkan, hanya second layernya saja. Itu dituangkan dalam bentuk peraturan,” tuturnya.

Mengenai pembiayaan, Kemenpora menyebut akan memberikan anggaran Rp 500 miliar untuk pembinaan atlet jelang SEA Games 2019, ASEAN Para Games 2019, dan kualifikasi Olimpiade 2020.

Dana tersebut diambil dari anggaran keseluruhan yang didapat Kemenpora untuk tahun 2019, yang kurang lebih mencapai Rp 1,95 triliun. (Abdul Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved