Breaking News:

Air Hujan Bakal Dikembalikan ke Bendung Koja Kali Bekasi,Tidak Dibuang ke Kalimalang

Untuk itu, perlu pengembangan lebih jauh terkait masterplan drainase di Kota Bekasi.

WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Banjir di Kantor Kecamatan Jatiasih dan sekolah, Minggu (11/11/2018). 

KAWASAN Kantor Kecamatan Jatiasih dan Mapolsek Jatiasih terendam banjir seusai hujan deras pada Minggu (11/11/2018) lalu. Ketinggian air pun mencapai level 40 hingga 100 sentimeter.

Kawasan ini memang seringkali terendam banjir jika terjadi hujan deras. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Bekasi bakal mengubah pola aliran air di kawasan tersebut.

"Kalau secara garis besarnya kawasan itu kan air itu larinya ke Kalimalang, nanti akan kita tarik larinya ke Bendung Koja Kali Bekasi," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Warta Kota, Minggu (18/11/2018).

Baca: Jokowi: Saya Ingatkan, Sekarang Bukan Zamannya Lagi Kampanye Gunakan Politik Adu Domba

Tri Adhianto mengatakan, dengan perubahan pola aliran air tersebut, bakal ada perubahan elevasi, sehingga air itu tidak dibuang ke Kalimalang, tetapi dikembalikan lagi ke hilirnya, yaitu Bendung Koja.

"Ya memang kawasan ini turunan dan lebih rendah. Ditambah dilewati aliran air. Kita akan ubah, aliran air kita balikkan lagi ke hilirnya, Bedung Koja itu kan cukup dalam. Nanti juga bersama Pemkab Bogor, bendungan itu juga bakal diperluas dan diperdalam," jelasnya.

Ia mengakui memang banyak sekali wilayah yang drainase kurang baik. Untuk itu, perlu pengembangan lebih jauh terkait masterplan drainase di Kota Bekasi.

"Masterplan soal drainase baru ada untuk selatannya Kota Bekasi, tapi ke utara belum. Selatannya seperti jalan tol dan Kalimalang sudah ada, dan itu bakal terus kita kembangkan dan buat masterplan drainase ini," paparnya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved