Delapan TKI Kabur dari Perkebunan Sawit Malaysia Dipulangkan ke Aceh

Delapan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dipulangkan ke Aceh setelah sebelumnya melarikan diri dari perusahaan sawit di Malaysia.

Delapan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dipulangkan ke Aceh setelah sebelumnya melarikan diri dari perusahaan sawit di Malaysia.

Kedelapan TKI asal Aceh tersebut melarikan diri dari Malaysia melalui hutan yang mengarah ke daerah Entikong, Kalimantan Barat.

Setelah tiba di wilayah Entikong, kedelapan TKI tersebut diamankan oleh Polsek Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (14/11/2018).

Kini semua TKI tersebut telah dipulangkan ke Aceh oleh Dinas Sosial bersama Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3KI).

Kepulangan kedelapan TKI tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Alkhudri saat menyambut para kedatangan delapan TKI ilegal di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (16/11/2018).

“Mereka berhasil kita pulangkan ke Aceh setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Etikong dan BP3TKI disana,” ucap Alkhudri dilansir dari kompas.com.

Alkhudri menjelaskan kronologi kaburnya kedelapan TKI tersebut hingga tiba di Entikong.

Ia mengungkapkan mereka memilih kabur lantaran upah yang dijanjikan oleh agen tenaga kerja ilegal tidak sesuai dengan yang mereka terima.

“Mereka lari dari perkebunan sawit di Malaysia melewati hutan, kemudian sampai di Etikong, Kalimantan Barat, mereka diamankan oleh Polsek setempat,” tambahnya.

Satu diantara kedelapan TKI, Ano mengaku awalnya mereka dijanjikan upah kerja yang besar.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved