Selasa, 21 April 2026

Sudin SDA Sudah Lakukan Perbaikan Sementara Jalan Kramat, Cipayung yang Longsor

Beberapa petugas masih terus berupaya memperbaiki Jalan Keramat, Setu, Cipayung yang amblas akibat longsor.

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah petugas tengah memasang batu bronjong di Jalan Kramat, Setu, Cipayung yang dilanda longsor, Jumat (16/11/2018). 

BEBERAPA petugas masih terus berupaya memperbaiki Jalan Kramat, Setu, Cipayung yang amblas akibat longsor.

Saat ini pemasangan batu bronjong pun sudah dilakukan.

Jalan alternatif yang menghubungkan Jakarta-Bekasi tersebut untuk sementara waktu hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Sedangkan kendaraan roda empat masih belum dapat melintas dan diupayakan mengunakan jalur alterntif lain.

Kasatpel SDA Kecamatan Cipayung, Suwarno mengungkapkan, proses pemasangan pada titik longsor yang terjadi di Cipayung saat ini sudah mulai tahap finising perbaikan sementara.

Pihaknya sudah mengantisipasi agar tidak terjadi longsor susulan dengan memasang batu bronjong.

"Temen-temen dilapangan masih bekerja memasang batu bronjong. Dikit lagi selesai, diharapkan dengan langkah perbaikan sementara ini tidak lagi terjadi longsor di jalan tersebut," kata Suwarno, Jumat (16/11/2018).

Diungkapkan Suwarno, pihaknya hanya melakukan perbaikan sementara dengan batu bronjong, sedangkan untuk perbaikan jangka panjang pihaknya telah menyerahkan kepada Dinas SDA untuk upaya selanjutnya.

"Terkait bagaimana kedepannya itu wewenang SDA, saya dan teman-teman sda lainnya hanya sifatnya penanggulangan sementara, karena berada di wilayah Cipayung," ucapnya.

Wewenang pemerinta pusat

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Mustajab mengungkapan, pihak sudin hanya melakukan proses penanganan sementara pada lokasi longsor.

Menurut dia, Kali Sunter adalah wewenang pemerinta pusat.

"Jadi kalo kami hanya pengamanan sementara, karena kali sunter kewenangan pemerintah pusat," ucapnya.

Dikatakan Mustajab, dalam penangnan sementara pada titik longsor di Cipayung, yakni dengan mengunakan batu bronjong.

Untuk memperkokoh fondasi, pihaknya juga menambah beberapa karung pasir serta beberapa batu.

"Untuk sementara hanya batu bronjong sepanjang enam meter susunan batu tiga lapis. Untuk itu kita harapkan, walau hanya penanggulan sementara itu tidak lagi terjadi longsor," ucapnya. (JOS)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved