Pilpres 2019

Fahri Hamzah Ingatkan Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Laksanakan Pesan SBY

Fahri Hamzah mencermati konflik yang terjadi dalam koalisi Partai Gerindra dan Partai Demokrat.

Fahri Hamzah Ingatkan Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Laksanakan Pesan SBY
Instagram
Fahri Hamzah 

Lewat akun twitternya @SBYudhoyono; SBY meluruskan pernyataan AHY yang menyebut Partai Demokrat hanya akan memenangkan Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrat, tetapi tidak ikut memenangkan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Sebenarnya saya tak harus tanggapi pernyataan Sekjen Gerindra. Namun, karena nadanya tak baik & terus digoreng terpaksa saya respons. Daripada menuding & menyalahkan pihak lain, lebih baik mawas diri. Mengeluarkan pernyataan politik yg 'sembrono', justru merugikan," tulis SBY.

"Saya pernah 2 kali jadi Calon Presiden. Saya tak pernah menyalahkan & memaksa Ketum partai-partai pendukung utk kampanyekan saya. Dlm pilpres yang paling menentukan 'Capres-nya'. Capres adalah 'super star'. Capres mesti miliki narasi & gaya kampanye yang tepat," tegasnya.

Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang, rakyat ditegaskan SBY menginginkan visi dan misi masing-masing kandidat Capres dan Cawapres. SBY pun meminta seluruh pihak menginstropeksi diri, karena pertikaian antar Partai Koalisi tidak hanya akan merisaukan rakyat, tetapi para pendukung.

"Saat ini rakyat ingin dengar dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan. Kalau 'jabaran visi-misi' itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi," tulis SBY.

"Terakhir, saya pikir tak ada satu pun partai politik (yang tak punya capres dalam pemilu serentak ini) yang tak utamakan partainya. Kalau Partai Demokrat yang terus diributin, para kader Demokrat tak perlu gusar & kecil hati. Go on. Kita tak pernah ganggu partai lain," tambahnya.

Sementara, dikutip dari Kompas.com, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menanggapi situasi di mana calon legislatif dari partai koalisi mengalami kesulitan memperoleh suara di lokasi bukan basis pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kondisi itu yang membuat Partai Demokrat membebaskan calegnya memasang strategi sesuai karakteristik daerah pemilihan masing-masing.

Muzani mengatakan bukan hanya Partai Demokrat yang mengalami kondisi seperti itu.

"Bahwa ada wilayah atau lokasi di mana itu bukan basis Prabowo-Sandi terus mengalami kesulitan untuk melakukan upaya-upaya mendapatkan kursi, saya kira itu bukan hanya problem demokrat, problem semua partai dan problem koalisi di sana juga," ujar Muzani di kompleks parlemen, Selasa (13/11/2018).

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved