Begini Cara Wulan Guritno Hapus Trauma Jadi Korban KDRT

Wulan Guritno punya cara tersendiri untuk menghapus trauma akibat KDRT yang diterimanya. Meski terdengan klise, cara itu masih ampuh.

Begini Cara Wulan Guritno Hapus Trauma Jadi Korban KDRT
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Wulan Guritno berhasil bangkit dari keterpurukan dan menghapus trauma akibat KDRT yang diterimanya. 

WULAN Guritno mengaku menjadi korban KDRT dari bekas suaminya. 

Lalu, bagaimana ia keluar dari keterpurukan dan trauma akibat KDRT?

Ia menegaskan,  langkah pertama adalah bercerai.

"Ya berani keluar dari permasalahan dengan berpisah. Yah, selebihnya gua lupa juga sih karena sudah lama," kata Wulan Guritno ketika ditemui disela-sela jumpa pers 'Enam Belas Festival Film', di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jumat (16/11/2018).

Setelah bercerai, Wulan mengaku dirinya mencoba bangkit dari traumanya itu dengan terus memikirkan anaknya harus bisa tumbuh kembang tanpa bantuan suami.

Meskipun awalnya malu, karena pernikahannya tidak disetujui oleh orangtua dan akhirnya ia menjadi korban KDRT, Wulan menegaskan pada dirinya sendiri harus bisa menghilangkan trauma.

"Akhirnya aku merasa sayang sama diri aku dan juga anak. Maksudnya aku nilai ke dia (Atila Syach), 'kok lo engga bersyukur atas apa yang dikasih tuhan, yaitu seorang istri dan seorang anak' gitu," ucapnya.

"Emang aku malah agak down setelah berani keluar dari permasalahan dengan cerai dan menyandang status janda dengan anak 1. Karena tuh ada lagi kekerasan secara mental yang aku alami," tambahnya.

Bagi Wulan, tidak mudah baginya untuk bangkit dari keterpurukannya setelah bercerai dari Atila Syach, yang melakukan KDRT kepadanya.

Wulan berusaha semaksimal mungkin karena banyak yang tadinya bisa dilakukannya dengan mudah lalu menjadi lebih sulit.

Hal itu sempat membuat mental drop.

Namun dari tekanan mental itu justru Wulan memberanikan diri untuk bangkit dari keterpurukannya dengan bekerja dan berkarya. 

Dunia akting yang memang sudah menjadi jalan karirnya terus ditekuni.

"Sehingga kita akhirnya lebih fokus berkarya atau apa. Sehingga saat kita berprestasi itu orang akan menghormati menghargai kita. Yah akhirnya bisa mengambil keputusan untuk bangkit," ujar Wulan Guritno.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved