Widyawati Kaget Jadi Pemeran Utama dan Wanita Tomboy

Widyawati menerima tantangan baru dalam film terbarunya yang bertajuk 'Mama Mama Jagoan', karya sutradara Sidi Saleh

Widyawati Kaget Jadi Pemeran Utama dan Wanita Tomboy
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Widyawati ketika ditemui di sela-sela jumpa pers film 'Mama Mama Jagoan' di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

WARTA KOTA, KUNINGAN - Aktris senior Widyawati (68) kembali eksis dan mendapatkan pemeran utama, dalam berkembangnya industri perfilman Indonesia.

Widyawati menerima tantangan baru dalam film terbarunya yang bertajuk 'Mama Mama Jagoan', karya sutradara Sidi Saleh bersama rumah produksi Budy Budy Pictures.

Peran yang didapatkan oleh Widyawati adalah menjadi Dayu, seorang wanita paruh baya yang masih tetap energik, dengan karakter yang tomboy dan juga berani.

"Dayu ini adalah keluar dari zona saya yang biasanya. Karena saya biasanya kan kalem atau gimana gitu, tetapi disini saya jadi wanita yang tomboy," kata Widyawati ketika ditemui disela-sela jumpa pers film 'Mama Mama Jagoan' di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).

"Tapi memang awalnya saya kaget. Karena, usia saya yang sudah segini, masih mendapatkan peran utama," tambahnya.

Widyawati mengaku awalnya sempat kesal, melihat karakter yang ia perankan. Dimana sosok Dayu, adalah sosok wanita yang berbeda dengan dirinya sendiri.

Widyawati ketika ditemui di sela-sela jumpa pers film 'Mama Mama Jagoan' di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).
Widyawati ketika ditemui di sela-sela jumpa pers film 'Mama Mama Jagoan' di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Ya itu apaan sih Dayu (penampilan cuek dan berantakan). Ada kesel gitu, tapi itulah Dayu. Jadi saya tetap mengikuti sutradara kalau ada berlebihan aktingnya, sutradara akan memberikan batasan untuk jangan begini deh," ucapnya.

Kendati demikian, Widyawati mengaku sangat nyaman menjalani semua proses syuting yang ia lakukan itu. Terlebih, alasan kenyamanan tersebut karena memang ia bekerja dari hati, dan mencintai serta menyukai jalan ceritanya.

"Saya sangat menikmati proses syuting ini. Peran dan ceritanya menarik. Saya pertama banget kalau mau main itu pasti lihat ceritanya seperti apa, lalu perannya. Akhirnya saya putuskan iya karena memang menarik dan saya suka," ujar Widyawati.

Film 'Mama Mama Jagoan' menceritakan tentang Myrna (Niniek L Karim), yang suaminya baru meninggal dan ia mengalami depresi berat atas kepergian suaminya itu.

Semangatnya baru muncul, setelah mendapaatkan kartu pos dari Monang (Lolox), anak laki-lakinya yang tidak pulang selama bertahun-tahun akibat bersitegang dengan ayahnya.

Kemudian, ditemani dua sahabatnya, Dayu (Widyawati) dan Hasnah (Ratna Riantinarno), Myrna memutuskan untuk mencaari Monang di Bali, yang merujuk pada kartu pos tanpa alamat tersebut.

Tantangan dihadapi oleh Myrna, Dayu, dan Hasna selama di Bali, ketika mencari Monang. Ketiga sahabat itu tidak mudah menemukan Monang di Bali, dengan timbulnya beberapa konflik.

Selain tiga aktris ternama Indonesia itu, film 'Mama Mama Jagoan' diperankan oleh Jerinx, Nadine Alexandra, David John Schaap, dan masih banyak lagi. (ARI)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved