Pesawat Jatuh

Lagi, Tiga Jenazah Korban Pesawat Lion Air Berhasil Teridentifikasi

Jumlah korban yang sudah teridentifikasi hingga hari ini total sebanyak 92 jenazah.

Lagi, Tiga Jenazah Korban Pesawat Lion Air Berhasil Teridentifikasi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Musyafak, saat menyampaikan hasil sidang rekonsiliasi terhadap kondisi jenazah yang teridentifikasi, Rabu (14/11). 

KRAMAT JATI, WARTA KOTA -- Memasuki hari ke-17 pasca pemeriksaan yang dilakukan oleh tim DVI Rumah Sakit Polri Kramat terhadap korban pesawat Lion Air JT 610, Pihak DVI Polri kembali berhasil mengidentifikasi sebanyak 3 penumpang pesawat Lion Air.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Musyafak setelah melakukan sidang rekonsiliasi hasil pencocokan data ante mortem dan post morte para korban.

"Kami tim DVI Polri menyampaikan hasil rekonsiliasi yang dilakukan pada pukul 14.00 di RS Polri. Dimana hasil rekonsiliasi ada tiga yang berhasil teridentifikasi," kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Musyafak, Kamis (15/11/2018).

Dengan teridentifikasi tiga jenazah tersebut, menambah daftar data para korban yang telah berhasil teridentifikasi oleh tim DVI. Dimana jumlah korban yang sudah teridentifikasi hingga hari ini total sebanyak 92 jenazah.

"Jadi untuk hari ini total korban yang berhasil teridentifikasi sebanyak 92 penumpang dengan rincian laki-laki sebanyak 67 orang dan perempuan sebanyak 25 orang," katanya. (JOS)

Berikut nama-nama korban yang berhasil teridentifikasi pada Kamis (15/11);

1. Jenazah no pm 0001d dari kantong jenazah no. DVI 00/LION TJ PRIOK/0001 teridentifikasi sebagai am no.130, penumpang atas nama Muhammad Syafi'i (45) melalui DNA

2. Jenazah no pm 0033f dari kantong jenazah no. DVI 00/LION TJ PRIOK/0033 teridentifikasi sebagai am no.188 , penumpang atas nama Naqiya Azmi (19) melalui DNA

3. Jenazah no pm 0038d dari kantong jenazah no. DVI 00/LION Karawang/ 0038 teridentifikasi sebagai am no.113 , penumpang atas nama Maria Ulfah (36) melalui DNA

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved