Breaking News:

Khasiat Temulawak Tingkatkan Nafsu Makan Anak yag Suka Memilih Makanan

Anak yang memilih-milih makanan tertentu atau picky eater bisa disiasati dengan merangsang nafsu makan anak menggunakan bahan temulawak.

Penulis: Gopis Simatupang | Editor:
istimewa
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Anak yang memilih-milih makanan tertentu atau picky eater bisa disiasati dengan merangsang nafsu makan anak menggunakan bahan temulawak.

Temulawak atau Curcuma xanthorrhiza adalah tanaman yang menghasilkan rimpang atau umbi akar yang memiliki khasiat sebagai tumbuhan herbal (tumbuhan obat).

Tanaman asli Indonesia yang banyak hidup di dataran pulau Maluku, Jawa, dan Kalimantan ini dikategorikan sebagai anggota jahe-jahean.

Temulawak memiliki ragam manfaat mulai dari menjaga nafsu makan, menyehatkan pencernaan, menjaga kesehatan hati, menjaga daya tahan tubuh, hingga mencegah penyakit kanker.

Temulawak telah terbukti secara turun-temurun dan terpublikasi di berbagai jurnal ilmiah.

Temulawak pun telah diteliti manfaatnya mulai mulai dari khasiat kurkuminoid yang terkandung di dalamnya sebagai zat antioksidan, antiinflamasi, neuroproteksi, antidiabetes, antikanker, serta khasiat xanthorrhizol dalam temulawak yang bermanfaat untuk antikanker, antimikroba, antiinflamasi, antioksidan, antihiperglikemia, antihipertensi, neuroproteksi, dan efek estrogenic.

Kepala Lembaga Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB Dr Ir Aji Hermawan dan anggota Pusat Studi Biofarmaka Tropika Dr Waras Nurcholis Ssi Msi dalam ulasannya mengenai "Temulawak as Super Food", menyampaikan manfaat temulawak terhadap kesehatan secara tradisional digunakan untuk meningkatkan nafsu makan, mengatasi gangguan pencernaan, mengatasi penyakit liver (hati), sembelit, diare berdarah, demam, wasir, hingga kerusakan kulit.

Doktor Raphael Aswin Susilo, VP Research & Development, Regulatory & Medical Affairs SOHO Global Health, mengatakan, temulawak merupakan herbal asli Indonesia yang telah digunakan turun temurun dan juga memiliki manfaat kesehatan yang sangat luas.

Secara tradisional temulawak dikenal dapat meningkatkan nafsu makan yang sehat, digunakan untuk mengobati diare, malaria dan cacingan.

Aswin mengatakan, banyak juga penelitian yang dilakukan untuk melihat potensi dari temulawak Indonesia ini.

"SOHO Global Health pun melakukan uji Epigenetic (Gene Expression) untuk melihat dan menggali potensi-potensi dari temulawak. Hasil penelitian Epigenetic yang SOHO lakukan tersebut mendukung berbagai khasiat kesehatan dari temulawak tersebut, mulai dari kesehatan pencernaan, anti-inflamasi, sampai dengan anti-kanker," kata Aswin di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Menurut Aswin, temulawak mengandung bahan aktif kurkuminoid dan juga minyak esensial. Minyak zanthorrhizal merupakan salah satu jenis dari minyak esensial yang ada dan juga salah satu senyawa penanda yang khas bagi temulawak dari berbagai rimpang lainnya seperti kunyit.

Temulawak, kata Aswin, bermanfaat untuk memperbaiki nafsu makan sehingga manusia memiliki nafsu makan yang sehat dan juga baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Karena rasanya yang pahit, kini temulawak telah tersedia dalam bentuk susu.

Baca: Jokowi Minum Temulawak Sebelum Tes Kesehatan

Baca: Temulawak Lebih Baik Direbus atau Dijus?

Baca: Temulawak, Biang Segala Jamu

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved