Lelang Perhiasan

Kalung Marie Antoinette Berusia Lebih dari 200 Tahun, Kini Hadir di Pelelangan Perhiasan Sotheby

"Ini adalah salah satu koleksi perhiasan kerajaan paling penting yang pernah muncul di pasar lelang dan setiap permata benar-benar dijiwai sejarah."

Kalung Marie Antoinette Berusia Lebih dari 200 Tahun, Kini Hadir di Pelelangan Perhiasan Sotheby
Dan Kitwood/Getty Images
Kalung mutiara milik Ratu Marie Antoinette yang dilelang di Sotheby. 

Mutiara yang tampil dalam perhiasan itu merupakan mutiara alam berdiameter 2,58 sentimeter.

Mutiara itu mengalahkan mutiara Peregrina yang pernah dikoleksi bintang lawas Hollywood, Elizabeth Taylor.

Liontin berlian dan mutiara tersebut diyakini sebagai perhiasan yang dikemas oleh Marie Antoinette dan Louis XVI ketika melarikan diri dari Perancis.

Menurut Sotheby, perhiasan dikemas dalam kotak kayu yang diangkut secara rahasia ke Brussels dan kemudian ke Wina.

Di Wina, perhiasan-perhiasan itu berada di disembunyikan oleh Francis II, Kaisar Romawi Suci, yang juga keponakan Marie Antoinette.

Rumah lelang mengatakan bahwa perhiasan telah diwariskan dari generasi ke generasi hingga kepada pemiliknya terakhir hingga saat ini.

"Ini adalah salah satu koleksi perhiasan kerajaan paling penting yang pernah muncul di pasar lelang dan setiap permata benar-benar dijiwai sejarah," kata Danila Mascetti, wakil ketua Sotheby Jewelry Eropa, dalam pernyataannya.

"Belum pernah diperlihatkan di depan umum, perhiasan yang luar biasa ini menawarkan wawasan menawan ke dalam kehidupan pemiliknya kembali ke ratusan tahun masa silam."

Baca: Lelang Perhiasan Barbuk KPK Dapat Rp 272 Juta, Honda Freed Belum Laku

Marie Antoinette yang dihukum mati pada usia 37 tahun identik dengan dekadensi monarki Perancis selama era pra-revolusioner.

Para sejarawan, bagaimanapun percaya bahwa Marie Antoinette tidak pernah mengucapkan kata-kata terkenal "Biarkan mereka makan kue."

Halaman
123
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved