Jumat, 22 Mei 2026

Ulang Tahun ke-17, Ini Arti Logo Baru Electronic City

Bertepatan dengan ulang tahun ke-17, Electronic City meluncurkan logo baru guna membawa atmosfer positif dan pengalaman belanja yang lebih baik.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
PRESIDENT Director Electronic City Ingrid Pribadi (kanan), Operations Director Benjamin Pattiwael (kedua kanan), Business Development Director Anita Angeliana (kedua kiri), Marketing Director Wiradi (kiri), saat meluncurkan logo baru di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018). Electronic City meluncurkan Logo barunya setelah 17 tahun melayani konsumen. 

PT Electronic City Indonesia Tbk (Electronic City) merayakan ulang tahun ke-17 pada Minggu (11/11/2018) lalu. Bertepatan dengan ulang tahun tersebut, perusahaan ritel elektronik modern ini meluncurkan logo barunya.

Logo baru ini pertama kali diperkenalkan kepada media dan influencer saat pembukaan kembali (re-opening) toko Electronic City di Pondok Mall Indah, Jakarta Selatan,  Sabtu (3/11/2018). Logo ini kemudian diperkenalkan kembali kepada para karyawan  pada saat Employ Gathering & Anniversary Celebration pada Minggu (11/11/2018).

“Bertepatan dengan hari jadi ke-17 tahun, Electronic City melakukan rejuvenation (peremajaan) terhadap brand dan juga keseluruhan korporasi. Salah satunya dengan menghadirkan logo baru yang lebih fresh, hangat, dan modern,” kata Wiradi, Direktur Electronic City, kepada para wartawan dalam acara Social Gathering di Four Points by Sheraton Thamrin, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Baca: BERITA FOTO: Electronic City Luncurkan Logo Baru

Baca: Jam Tangan Pendeteksi Jantung Fitbit Ionic Bisa Didapatkan Di Electronic City

Logo baru Electronic City terdiri dari dua warna yaitu orange dan biru. Orange melambangkan Electrionic City sebagai brand yang modern, dinamis dan praktis. Sementara biru melambangkan Electronic City sebagai brand yang dapat dipercaya, dapat diandalkan dan profesional.

Tiga payung warna orange di atas kalimat melambangkan Electronic City sebagai brand yang bersahabat dan modern sehingga menghadirkan kenyamanan. Penggunaan huruf yang menonjol pada logo baru ini mencerminkan teknologi, percaya diri dan berani.

Salah satu elemen terpenting dalam logo ini adalah angka 1 yang menjadi huruf I di dalam kata CITY. Angka 1 ini tidak hanya melambangkan status Electronic City sebagai pionir tetapi juga membawa semangat Electronic City untuk tetap menjadi nomor 1.

“Kami berharap bahwa angka 1 ini dapat menjadikan Electronic City sebagai pilihan utama dan satu-satunya toko yang dapat memenuhi kebutuhan elektronik rumah tangga anda. Di dalam sebuah kompetisi, angka 1 melambangkan pemenang, maka Electronic City akan terus membawa semangat nomor 1 tersebut, sesuai dengan tagline kita yaitu Juaranya Toko Electronic."

"Perubahan logo ini diharapkan dapat membawa atmosfer positif serta pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi customer,” tutur Wiradi.

Tren belanja online

PENGUNJUNG melihat produk-poduk elektronik di gerai Electronic City yang berada di SCBD Sudirman, beberapa waktu lalu.
PENGUNJUNG melihat produk-poduk elektronik di gerai Electronic City yang berada di SCBD Sudirman, beberapa waktu lalu. (Warta Kota/Hironimus Rama)

Dalam acara Social Gathering ini digelar talkshow yangbertajuk ‘Convenience Shopping in Hyperconnected Era’. Talkshow ini  menghadirkan Wiradi, Morgan Oey (brand ambassador) dan Andra Alodita (blogger & influencer).

Tema ini diangkat seiring dengan terjadinya perubahan kebiasaan dan gaya hidup masyarakat dalam berbelanja.

Morgan mengakui bahwa meskipun saat ini banyak terdapat e-commerce, namun dia tetap selektif dalam memilih toko online saat berbelanja barang elektronik.

“Saya lebih mengutamakan kualitas dan servis saat berbelanja, baik online maupun offline. Kalau terjadi masalah dengan produk yang dibeli, saya ingin mendapat respon yang cepat dari penjual. Itu yang saya alami saat berbelanja di Electonic City,” ujar mantan personil boyband Smash ini.

Hal senada diungkapkan Andra. Dia tetap berbelanja langsung di toko meskipun saat ini toko online manjamur.

“Kalau lagi sibuk sekali,s aya belanja online. Itu pun untuk barang-barang yang kecil seperti rice cooker, strika, steemer dan barang rumah tangga lainnya. Sementara untuk barang-barang yang besar seperti kulkas dan mesin cuci, saya tetap belanja di toko offline,” papar Andra.

Sementara Wiradi menegaskan bahwa masyarakat di era Hyperconnerted ini sangat menyukai kepraktisan dalam hidup, termasuk ketika membeli elektronik. Karana itu, Electronic City siap menghadirkan kenyamanan dan kemudahan bagi customer, baik yang berbelanja online melalui aplikasi dan  www.electronic –city.com, maupun yang berbelanja offline   di toko.

“Kami menghadirkan produk elekronik asli dan bergaransi resmi nasional. Suasana toko yang nyaman, staff handal yang informatif serta  12 added value seperti gratis kirim dan instalasi menjadi  keunggulan kami dibandingkan e-commerce lain,” tutur Wiradi. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved