Tertantang Perbaiki Sepak Bola Indonesia, Erick Thohir: Tapi Kalau PSSI-nya Tidak Usah Lah

KETUA Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir mengaku ingin membangun sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Tertantang Perbaiki Sepak Bola Indonesia, Erick Thohir: Tapi Kalau PSSI-nya Tidak Usah Lah
TRIBUNNEWS/ABDUL MAJID
Ketua Pantia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir, seusai acara kunjungan ke beberapa venue di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (3/8/2018). 

KETUA Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir mengaku ingin membangun sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Pernyataan itu ia katakan dalam acara hari jadi ke-25 klub basket miliknya, Satria Muda, di XXI Epiwal, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

“Saya rasa begini, hari ini kan saya fokus membantu KOI yang habis menyelesaikan Asian Games. Saya selesai kepengurusan KOI itu kan April 2019, kata Erick Thohir.

Baca: Sumber Bau Menyengat yang Resahkan Warga Pondok Pinang Ternyata Mengandung Gas Metan

“Kalau ditanya apakah saya ingin bangun sepak bola Indonesia? Ya, saya ingin. Tapi mungkin bukan di PSSI, tapi lebih sama seperti saya membangun bola basket melalui klub atau liganya. Kalau dikasih tantangan bagaimana memperbaiki liganya, saya tertantang. Tapi kalau PSSI-nya tidak usah lah,” paparnya.

Erick Thohir yang baru saja sukses menjadi ketua panita Asian Games 2018, merupakan orang Indonesia yang sangat giat di bidang perindustrian olahraga.

Bahkan, industri olahraga yang ia tekuni bukan hanya di dalam negeri. Buktinya, tim sepak bola seperti Inter Milan dan DC United pun sudah ia miliki.

Baca: Prabowo Nasihati Penggiat Medsos: Jangan Cuma Bisa Main Gadget, tapi Juga Harus Bisa Membuatnya

Baru-baru ini, Erick Thohir bersama Anindiya Bakrie baru saja membeli saham tim sepak bola Inggris, Oxford United FC.

“Kalau dipercaya operasional ya oke, kalau simbolik-simbolik birokrasi jangan lah. Hari ini saja sudah pusing,” papar Erick Thohir melanjutkan kesediaannya membantu sepak bola Indonesia. (Abdul Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved