Artis

Joanna Alexandra Jadi Duta Penyakit Langka Bisa Masuk Istana Presiden dan Bicara Undang-undang

"Saya diminta untuk lebih membangun awareness ke orang lain dan mengerti lagi soal penyakit langka yang susah pengobatannya."

Joanna Alexandra Jadi Duta Penyakit Langka Bisa Masuk Istana Presiden dan Bicara Undang-undang
Warta Kota/Nur Ichsan
Aktris Joanna Alexandra. 

WARTA KOTA, KUNINGAN --- Sejak melahirkan Ziona Eden Alexandra Pangabean pada 24 Mei 2017, pemain film sekaligus sinetron Joanna Alexandra (31) harus menghadapi kenyataan pahit.

Pasalnya, saat Ziona Eden lahir, Joanna Alexandra harus menerima kondisi anak bungsunya yang berkaki bengkok dan jantungnya 'bolong'.

Meski begitu, hati Joanna Alexandra tetap terbuka untuk berbagi dengan orang lain setelah anaknya divonis penyakit langka tersebut. 

"Ketika Ziona menderita sakit itu, aku terus dihubungin sama yayasan penyakit langka Indonesia. Mereka minta untuk aku jadi duta mereka," Joanna di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018).

Baca: Joanna Alexandra Bersyukur Jantung Anaknya Sudah Tertutup

"Aku bingung, harus bangga apa enggak. Tapi ambassador penyakit langka, bisa dibanggakan nggak yah?," katanya lagi.

"Tapi semakin kesini semenjak punya Ziona, pikiran aku terbuka. Aku sekarang bangga bisa menjadi inspirasi penyakit langka karena Ziona," ucapnya.

Joanna menilai, keadaan Ziona memberikan berkah kepadanya untuk memberikan semangat dan moitivasi kepada orangtua yang anaknya memiliki penyakit serupa dengan Ziona.

"Keadaannya bisa jadi berkah banyak orang. Kemarin sempat rapat di Istana, ketemu orang penting, di yayasan ngobrolin soal perubahan UU buat anak berpenyakit langka untuk diuntungkan. Aku jadi kayak wow... ternyata keadaan Zio (Ziona) bisa masuk aku ke lembaga pemerintahan," ucapnya.

Baca: Joanna Alexandra Betah Rambut Bondol

Meski pekerjaannya tidak sulit, Joanna berusaha meyakinkan orang tua untuk lebih peduli atas kesembuhan anak-anaknya yang menderita penyakit langka.

Alasannya, masih banyak orang tua yang kebingungan dan malu untuk mengungkapkan penyakit langka anaknya itu ke pihak-pihak tertentu.

"Saya diminta untuk lebih  membangun awareness ke orang lain dan mengerti lagi soal penyakit langka yang susah pengobatannya. Ya mencoba memotivasi banyak orang lah," ujar Joanna Alexandra

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved