CPNS 2018

Ini Cara Wapres Jusuf Kalla Jamin Hasil Rapat Panselnas Soal Gugur Massal SKD CPNS 2018 Bakal Adil

Wapres Jusuf Kalla Jamin Hasil Rapat Panselnas CPNS 2018 Akan Adil Bagi peserta SKD CPNS 2018 yang Lulus Passing Grade dan Tidak

Ini Cara Wapres Jusuf Kalla Jamin Hasil Rapat Panselnas Soal Gugur Massal SKD CPNS 2018 Bakal Adil
KOMPAS.com/Fitri Rachmawati
Wapres Jusuf Kalla jamin keadilan hasil rapat Panselnas CPNS 2018. 

Deputi Bidang SDM aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pihaknya tengah mengkaji dua opsi kebijakan.

Opsi pertama, yakni dengan menurunkan passing grade atau ambang batas kelulusan SKD.

Kedua, dengan menerapkan sistem perangkingan dari jumlah total nilai tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

"Nantinya akan ada kebijakan, kebijakan pastinya, misalnya, ada kebijakan baru untuk mengakomodasi peserta yang tidak lulus, seperti apa diaturnya, apakah passing grade diturunkan, apakah ranking, kami carikan jalan fair," ujar Setiawan saat memberikan keterangan di kantor Kemenpan RB, Jakarta, Senin (12/11/2018).

Setiawan menjelaskan, kebijakan baru yang akan tertuang dalam peraturan menteri tersebut bertujuan untuk menghindari kekosongan formasi jabatan baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah.

Selain itu, jumlah peserta CPNS yang lolos tahap SKD masih belum memenuhi jumlah PNS yang dibutuhkan pemerintah pada tahap seleksi kompetensi bidang (SKB).

"Mudah-mudahan tidak lama lagi hasil simulasi akan disampaikan. Prinsipnya, kami ingin mengisi formasinya agar tak terjadi kekosongan. Ini yang dikhawatirkan daerah seperti guru dan tenaga kesehatan, kami upayakan," kata Setiawan.

Sederet Rapat dan Nasib Peserta Lulus Passing Grade

Sebelumnya ramai diberitakan bahwa Panselnas CPNS 2018 kini tengah mengadakan sederet rapat untuk mengatasi gugur massal di tahap SKD CPNS 2018.

Tapi Panselnas belum menetapkan keputusan sampai Selasa (13/11/2018).

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved