CPNS yang Lolos Seleksi Sedikit, Masih Banyak Lowongan

CPNS yang lolos seleksi ternyata masih sedikit, dibawah 100.000 orang. Masih banyak lowongan menjadi PNS.

CPNS yang Lolos Seleksi Sedikit, Masih Banyak Lowongan
Kompas.com
Tes SKD CPNS 

Petugas Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Suwardi mengatakan, hingga saat ini peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) masih minim.

Diketahui saat ini baru sekitar tiga persen peserta yang telah melampaui nilai ambang batas (passing grade).

Pasalnya banyak peserta yang gugur dalam Tes Karakteristik Pribadi (TKP), mereka tidak bisa mencapai nilai yakni 143.

"Ya memang yang lolos baru sekitar itu, tiga persen, tapikan ini masih berjalan, kita belum tahu nanti finalnya. Belum sampai 100.000 peserta (yang lolos SKD)," ujar Suwardi saat dihubungi, Rabu (14/11/2018).

Padahal formasi yang harus diisi ada 238.015 orang. Terkait hal itu, KemenPAN-RB terus membahas masukan-masukan dari berbagai pihak dalam rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

"Rapat masih berlanjut, banyak opsi tapi belum diputuskan. Belum final, insyaallah secepatnya," kata Suwardi.

Penurunan passing grade, penerapan sistem rangkingan dari jumlah total nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan juga Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Adapun opsi lain yakni posisi yang kosong akan dialokasikan untuk penerimaan CPNS selanjutnya.

"Ini juga masih dibahas, kemungkinan akan tetap kosong dan dilimpahkan pada tes berikutnya," ungkap Suwardi.

Ia berharap Panselnas secepatnya selesai dan bisa memutuskan kebijakan yamg terbaik untuk para peserta maupun instansi.

Sebab ia ingin PNS yang lahir nantinya bisa mengabdi dengan baik kepada bangsa dan memajukan tempat kerjanya.

"Kami ingin PNS yanh bekerja mengabdi untuk bangsa. Jadi kita pingin anak-anak yang pintar bisa mengabdi untuk pemerintahan," harapnya.

Namun diketahui Wakil Presiden Jusuf Kalla tak setuju jika passing grade diturunkan, menurutnya masalah itu masih bisa disiasati dengan berbagai cara lain yang lebih baik.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved