Pernikahan Nadine dan Dimas Direstui Prajurit Maori New Zealand

Dimas Anggara mengungkapkan bahwa ia sangat senang, rumah tangganya bersama dengan Nadine Chandrawinata, mendapat restu dari prajurit Maori

Pernikahan Nadine dan Dimas Direstui Prajurit Maori New Zealand
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata ketika ditemui dalam jumpa pers 'Cerita Bulan Madu Nadine Dimas di New Zealand', di Wyl's Kitchen Veranda Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Di balik pro dan kontra pernikahan pasangan selebritas Nadine Chandrawinata (34) dan Dimas Anggara (30) mengenai perbedaan keyakinan, rupanya pernikahan mereka mendapat restu dari Prajurit Maori, New Zealand.

Restu yang diberikan Prajurit Maori, ketika Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara diberikan kesempatan untuk melangsungkan bulan madu di New Zealand, paska keduanya menikah tahun lalu.

Dimas Anggara mengungkapkan bahwa ia sangat senang, rumah tangganya bersama dengan Nadine Chandrawinata, mendapat restu dari prajurit Maori di New Zealand.

"Pasti senang banget. Karena ternyata suku Maori ini punya filsofi yang bagus banget," kata Dimas Anggara ketika ditemui dalam jumpa pers 'Cerita Bulan Madu Nadine Dimas di New Zealand', di Wyl's Kitchen Veranda Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018).

Dimas menjelaskan bahwa Prajurit Maori memiliki filosofi kehidupan yang tidak sombng, berpegang teguh dengan keluarga, dan juga dengan alam.

Bahkan, ketika bulan madu dan mengunjungi suku Maori, Dimas dan Nadine harus menjalani ritual restu pernikahan disana dengan proses yang menarik.

Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata ketika ditemui dalam jumpa pers 'Cerita Bulan Madu Nadine Dimas di New Zealand', di Wyl's Kitchen Veranda Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018).
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata ketika ditemui dalam jumpa pers 'Cerita Bulan Madu Nadine Dimas di New Zealand', di Wyl's Kitchen Veranda Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Bentuk ritualnya hidung sama jidat harus nyatu. Artinya, selain kita menyatu dengan pasangan kita, kita juga menyatu dengan bumi atau alam. Kemudian, yah pernikahan itu kita berjalan dengan satu nafas. Semua ada dalam filosofi kehidupan suku Maori," ucapnya.

Lanjut Dimas, ia menilai bahwa filosofi suku Maori yang menyetujui pernikahannya itu, memiliki filosofi yang bagus untuk diterapkan dalam rumah tangganya bersama Puteri Indonesia tahun 2005 itu.

"Flosofi mereka itu stlah menikah kita punya satu nafas dan satu tujuan, jadi jangan pernah lupa rumah tangga kalian. Jadi itu filosofi yang sangat menarik ya," ujar Dimas Anggara.

Diberitakan sebelumnya, Nadine Chandrawinata resmi dinikahi oleh Dimas Anggara, di Bhutan Nepal medio 5 Mei 2018. Kemudian, keduanya menggelar pesta pernikahan tertutup di Ubud, Bali pada 7 Juli 2018.

Lalu, Nadine dan Dimas menggelar pesta pernikahan kembali di Marina Batavia Ancol, Jakarta Utara, medio 15 Juli 2018 dengan konsep acara di pinggir pantai. (ARI)

Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata ketika ditemui dalam jumpa pers 'Cerita Bulan Madu Nadine Dimas di New Zealand', di Wyl's Kitchen Veranda Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018).
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata ketika ditemui dalam jumpa pers 'Cerita Bulan Madu Nadine Dimas di New Zealand', di Wyl's Kitchen Veranda Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved