23 Preman Bengis yang Juga Sebagian di Antaranya Residivis Diringkus Polisi di Kalideres

Dipaparkan Hengki, beberapa preman tersebut diantaranya mantan narapidana.

23 Preman Bengis yang Juga Sebagian di Antaranya Residivis Diringkus Polisi di Kalideres
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Sebanyak 23 preman diringkus Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat di Kawasan Perumahan Gardena, Pegadungan, Kalideres, dan di Jalan Daan Mogot KM 18 RT 011/018, Kalideres, Selasa (6/11/2018) yang lalu. 

Sebanyak 23 preman diringkus Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (6/11/2018) yang lalu.

Puluhan preman bertato ini dinilai meresahkan warga di Kawasan Kalideres, Jakarta Barat, lantaran selain menguasai lahan secara paksa, juga kerapkali mengancam nyawa seseorang.

"Sebanyak 23 Preman ini, kami ringkus di dua lokasi di wilayah yang sama. Yakni di Kawasan Perumahan Gardena, Pegadungan, Kalideres, dan di Jalan Daan Mogot KM 18 RT 011/018, Kalideres. Preman-preman ini selain menguasai lahan milik seseorang, juga kerap mengancam nyawa seseorang di lahan itu," papar Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, Senin (12/11/2018).

Dipaparkan Hengki, beberapa preman tersebut diantaranya mantan narapidana. Kasus-kasus hukum yang dilakukan yakni kasus kekerasan, kepemilikan senjata api ilegal, pemerasan, dan perampokan.

"Jadi para preman ini jika sedang menguasai sebuah lahan, lahan itu tak bisa sembarangan ditempati. Contoh, kalau ada pedagang yang ingin berjualan di lahan itu harus bayar sekitar Rp 500.000 per-bulan. Parahnya, pemilik lahan tak boleh menginjak lahan itu. Jika memaksa, pemilik lahan itu sendiri nyawanya terancam," papae Hengki kembali.

Mengaku Kelompok Hercules

Agar masyarakat semakin takut, para preman ini mengaku-ngaku jika dari kelompok preman ternama, yakni Hercules. Hengki menerangkan jika hal tersebut yang membuat masyarakat di lokasi, takut untuk melapor.

"Pengakuannya preman-preman ini bilang dari kelompok Hercules. Padahal bukan. Alhasil ini yang membuat masyarakat pun semakin takut untuk melapor ke kantor polisi. Kami, imbau ke masyarakat agar jangan takut kepada preman. Lapor, kami datang, dang ringkus!" tegasnya.

Keberingasan para preman ini, tak hanya turut ancam nyawa seseorang beserta kuasai lahan seseorang secara paksa. Para preman ini, juga merusak atribut kepemilikan lahan seseorang.

"Jika ada plang kepemilikan lahan, mereka pun tanpa pandang bulu lakukan pengerusakkan di lokasi. Ada membawa linggis, batu, sajam dan lain-lain," jelasnya.

Hengki berjanji, dalam kasus ini pihaknya akan tegas memberantas premanisme di Kawasan Jakarta Barat. Bahkan, tak segan-segan akan melakukan tindakan tegas dan terukur.

"Kami imbau masyarakat jangan takut dengan preman-preman seperti ini. Segera melapor ke kami, dan kami akan tindak tegas. Sebab, para preman ini sangat meresahkan masyarakat di lingkungan, khususnya wilayah Jakarta Barat," katanya. (BAS)

Penulis:
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved