Petugas UPK Badan Air: Kali Gendong Isinya Sampah Semua

Di Kali Gendong yang lokasinya tidak jauh dari Gedung Passer Moeara Baroe ini, tampak menggunung sampah disertai lumpur berbau busuk.

Petugas UPK Badan Air: Kali Gendong Isinya Sampah Semua
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menggelar gerebek sampah di Kali Gendong, Penjaringan, Minggu (11/11/2018). 

UNIT Pelaksana Kebersihan Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menggelar gerebek sampah di Koja, Tanjung Priok, Pademangan, Penjaringan, dan Cilincing.

Kali Gendong, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi  salah satu lokasi gerebek sampah. Ratusan personel UPK Badan Air turun tangan. Menurut UPK Badan Air Sudin LH Jakarta Utara, banyaknya sampah di Kali Gendong membuat pembersihan tak cukup dilakukan hanya satu hari.

Di Kali Gendong yang lokasinya tidak jauh dari Gedung Passer Moeara Baroe ini, tampak menggunung sampah disertai lumpur berbau busuk. Para petugas berseragam oranye sibuk mengangkut sampah menggunakan keranjang biru.

Baca: Pemkot Tangerang Bakal Terapkan Sistem Tiket Elektronik untuk Transportasi Umum

Sampah-sampah ini lama mengendap di aliran Kali Gendong dan tampak sulit diangkut. Truk-truk di sekitar Kali Gendong terpantau berjejer, siap memgangkut sampah dari sejumlah keranjang.

"Sampah di aliran Kali Gendong itu tidak cukup dibersihkan selama satu hari, karena memang isinya sudah sampah semua. Itu sampah hasil buangan warga sekitar di sana. Rumahnya kan berada di bibir Kali Gendong," ungkap Lambas Sigalingging, Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Sudin LH Jakarta Utara, kepada Warta Kota, Minggu (11/11/2018).

"Makanya gerebek sampah di Kali Gendong itu kami juga mengajak masyarakat. Banyak yang bilang, capek juga ya? Ya iya capek. Isi di aliran Kali Gendong kan sampah semuanya. Sampah sudah mengendap lama, dan bau busuknya itu juga sangat menyengat," sambungnya.

Baca: Fakhri Husaini: Penunjukan Bima Sakti Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Berbahaya

Lambas tak bisa memberikan data rinci terkait total berat sampah dan truk yang dikerahkan di Kali Gendong.

"Datanya ada mungkin nanti sore. Tetapi, yang namanya sampah di aliran Kali Gendong dapat dibilang tak bisa dibersihkan selama sehari ya, butuh berhari-hari. Total berat sampah, jikalau menurut saya tak terhingga. Sudah berapa truk mondar-mandir mungkin bisa berkali-kali serta jumlah truk banyak sekali pasti," papar Lambas.

Pendapat yang sama diutarakan Robi, Danru UPK Badan Air Sudin LH Penjaringan. Sambil geleng-geleng kepala, ia mengungkapkan bahwa membersihkan sampah di Kali Gendong tak cukup sehari.

"Mana bisa satu hari. Kalau mau total bersih ya bisa memakan tiga-empat harian. Isinya aliran Kali Gendong ini, sampah serta lumpur semua. Kalau mau cepat, ya dikeruk. Sayangnya masih ada ratusan rumah panggung milik warga, dan kalau dipaksa pakai alat berat, bisa-bisa rubuh. Ini saja secara manual pakai keranjang," beber Robi. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved