Kelelahan Bersih-bersih, Warga Kapok Buang Sampah ke Kali Gendong

Harun mengatakan, hampir setiap hari dia dan warga lainnya membuang sampah di kali itu.

Kelelahan Bersih-bersih, Warga Kapok Buang Sampah ke Kali Gendong
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menggelar gerebek sampah di Kali Gendong, Penjaringan, Minggu (11/11/2018). 

KALI Gendong di Penjaringan menjadi salah satu lokasi kegiatan gerebek sampah yang digelar pihak Pemerintah Kota Jakarta Utara, melalui jajaran UPK Badan Air Suku Dinas Lingkungan Hidup, Minggu (11/11/2018).

Pada kegiatan yang digelar sejak pagi ini, beberapa warga yang tinggal di sekitaran bibir Kali Gendong mengaku kelelahan karena sampah terlalu banyak.

"Warga di sini  tadi ikut serta gerebek sampah, tetapi melelahkan sekali. Sampahnya seperti tidak habis-habisnya di Kali Gendong. Saya angkut sampah ternyata baru permukaannya saja, dan di bawahnya masih ada sampah mengendap di Kali Gendong ini," papar Harun (33), warga yang tinggal di bibir Kali Gendong.

Baca: Petugas UPK Badan Air: Kali Gendong Isinya Sampah Semua

Harun tak menyangka sampah di Kali Gendong sangat banyak. Harun mengatakan, hampir setiap hari dia dan warga lainnya membuang sampah di kali itu.

"Sebenarnya saya juga kadang buang sampah di sini (Kali Gendong). Sebab, sampah di aliran Kali Gendong ini sebagai penahan tiang penyangga rumah warga di sini. Cuma lama-lama jadi enggak betah juga karena bau busuknya. Saya sadar, saya salah selama ini. Bikin lelah angkut sampahnya, enggak habis-habis," ungkapnya.

Adi, warga lainnya, juga mengaku kelelahan ketika ikut membantu UPK Badan Air Sudin LH Jakarta Utara mengangkut sampah. Pria berusia 28 tahun ini mengaku kapok buang sampah di aliran Kali Gendong.

Baca: Belanja Rp 10 Ribu, Sandiaga Uno Dapat 10 Tempe Hape di Kabupaten Semarang

"Sampahnya itu memang banyak sekali. Sedari pagi sampai siang ini masih ada saja sampah di aliran Kali Gendong. Saya ikut mengangkut karena sampah di bawah rumah saya banyak. Ini lelahnya angkut sampah di bawah rumah panggung rumah saya doangan, gimana rumah warga yang lainnya," bebernya.

Lambas Sigalingging, Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Sudin LH Kota Administrasi Jakarta Utara menuturkan, sampah di Kali Gendong terbilang sangat sulit dibersihkan. Sampah tak hanya di bagian permukaan, tetapi juga banyak yang mengendap di dasar kali.

"Maka itu, untuk Kali Gendong memang tidak bisa langsung bersih dari sampah dalam satu hari, perlu berhari-hari. Maka itu, kita gandeng masyarakat agar setidaknya memahami betul jika buang sampah buat rugi diri sendiri, serta orang lain. Mereka juga was-was, karena saat ini kan masuk musim penghujan," paparnya.

"Jadi, gerebek sampah ini memang digelarnya hanya di lima kecamatan, yaitu di Tanjung Priok, Cilincing, Pademangan, Penjaringan, dan Koja. Di setiap kecamatannya, kami sediakan 3.000 karung," jelasnya. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved