Sejumlah Pengurusnya Dipolisikan Gara-gara Bendera, PKB: Kami Tidak Terpengaruh

Wakil Ketua DPW PKB DKI, Heriandi Lim, mengatakan, partainya tidak terpengaruh dengan tuduhan penodaan atau penghinaan terhadap bendera merah-putih.

Heriandi Lim
Desain Bendera Merah Putih dan desain latar merah-putih yang ditempeli logo PKB (Heriandi Lim) 

WAKIL Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) DKI Jakarta, Heriandi Lim, mengatakan, partainya sama sekali tidak terpengaruh dengan tuduhan penodaan atau penghinaan terhadap bendera merah-putih.

Sejumlah pengurus PKB dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang pria yang bernama Kan Hiung pada Kamis (8/11/2018) dengan nomor polisi LP/B/1452/XI/2018/BARESKRIM.

Mereka yang dilaporkan antara lain Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wasekjen PKB yang juga anggota DPR RI Daniel Johan, Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar dan Ketua DPC PKB Kabupaten Jember Miftahul Ulum.

"Biarin aja deh, suka-suka dia mau bagaimana. Kami sampai saat ini tidak terganggu dengan adanya laporan Kan Hiung," ujar Heriandi Lim kepada Warta Kota, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, latar merah-putih yang ditempeli logo PKB dan kemudian dipermasalahkan itu bukanlah bendera Indonesia dan bukan pula menodai atau menghina sang saka merah-putih.

Namun, jika dalam interpretasi pelapor itu adalah bendera merah-putih, maka sah-sah saja jika kemudian yang bersangkutan melapor ke Bareskrim Polri.

"Saya sih tersenyum saja mendengar kabar Kan Hiung melaporkan PKB dengan tuduhan makar. Beberapa kader dan simpatisan, malahan ada yang sampai tertawa heran dengan tujuan dan motif pelaporan ke Polri itu," tutur Heriandi Lim.

Ia menegaskan, PKB sangat menghormati bendera Indonesia.

Komitmen PKB dalam menjaga NKRI dengan jiwa dan raga sudah bersifat final dan tidak terbantahkan lagi.

Selain itu, latar merah-putih yang dipermasalahkan tersebut desainnya sudah jelas-jelas berbeda dengan bendera Indonesia.

"Bagaimana ceritanya kita menodai dan menghina bendera merah-putih yang sangat kita hormati? Saya yakin laporan tersebut tidak akan berlanjut. Sebab, jika desain seperti itu dianggap bendera negara, berarti desainnya sudah berubah dong? Coba aja mas bandingkan desain bendera merah-putih dengan desain latar merah-putih yang ditempeli logo PKB itu. Dua hal yang jelas sekali perbedaannya." Kata Heriandi Lim.

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved