Kesehatan

Listrik Menjadi 'Obat' Baru Masa Depan sebagai Pendamping Obat-obatan Konvensional

Obat semakin radikal, dan salah satu pendekatan baru yang radikal untuk mengobati penyakit adalah listrik.

Listrik Menjadi 'Obat' Baru Masa Depan sebagai Pendamping Obat-obatan Konvensional
Washington Post
Ilustrasi ,'Dancing Frog'. Luigi Galvani membuka jalan bagi pengobatan bioelectronic 200 tahun yang lalu menggunakan katak sebagai hewan uji coba. 

Pentingnya sinyal-sinyal listrik ini ditunjukkan oleh dampak cedera pada setiap bagian dari sistem saraf, yang sering menyebabkan kelumpuhan ireversibel.

Trauma yang paling umum melibatkan cedera pada sumsum tulang belakang. Di seluruh dunia, cedera medulla spinalis memengaruhi sekitar 2,5 juta orang dengan sekitar 130.000 kasus baru setiap tahun.

Jika kita dapat menemukan cara membaca dan menulis sinyal listrik, dengan kata lain memahami bahasa sistem saraf, kita akan memiliki antarmuka digital ke tubuh.

Alat yang ditanam kemudian akan dapat menjembatani celah yang ditinggalkan oleh cedera tulang belakang.

Bukan hanya orang dengan cedera tulang belakang yang akan mendapat manfaat dari teknologi semacam ini.

Kita bisa menginstruksikan pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin.

Atau kita dapat menaikkan atau menurunkan denyut jantung tanpa perlu menggunakan pil. Intinya, kita bisa mengendalikan tubuh.

Baca: Pengobatan Tradisional Efektif Mengatasi Otot Kram

Katak menari

Luigi Galvani adalah salah satu ilmuwan pertama yang menyadari bahwa listrik mungkin memiliki beberapa keterlibatan dalam kehidupan normal.

Dia menemukan hal itu pada tahun 1791 ketika melakukan eksperimen pada katak, membuat kaki katak berkedut listrik.

Halaman
1234
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved