Breaking News:

Yusril Ihza Mahendra: Saya Bela HTI Bukan karena Menganut Paham yang Sama

Yusril Ihza Mahendra menuturkan, yang digugat adalah Menkum HAM, bukan Presiden Jokowi.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Yusril Ihza Mahendra saat diambil sumpahnya sebagai advokat di Pengadilan Tinggi DKI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). 

ADVOKAT Yusril Ihza Mahendra menyebut pembelaannya soal pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)‎, bukan karena menganut paham yang sama dengan HTI.

"Jadi dalam hal hukum soal HTI, sampai ada permintaan mundur kuasa hukum HTI, saya sampaikan melakukan pembelaan HTI bukan karena menganut paham sama dengan HTI," tutur Yusril Ihza Mahendra di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/11/2018).

"Kalau khilafah dengan HTI kita beda tafsir, dan PBB beda tafsir dengan khilafah itu. Kita bela bukan pahamnya, tapi organisasi badan hukum yang dicabut Kemenkumham," sambungnya.

Baca: Yusril Ihza Mahendra: Prabowo Susah Dihubungi, Rizieq Shihab Pun Tidak Bisa Menelepon

Yusril Ihza Mahendra menuturkan, yang digugat adalah Menkum HAM, bukan Presiden Jokowi. Termasuk yang digugat adalah jabatan, bukan personal.

"Jadi tidak menggugat presiden, dan bukan orang, kita gugat jabatan. Saya bukan pengacara presiden, tapi pasangan calon. Jadi harus jernih memahami ini. Saya tidak konteks dukung mendukung, tapi lawyer," jelasnya. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved