Pesawat Jatuh

Air Speed Indicator Lion Air PK-LQP Tidak Normal, Pilot seperti Terbang Buta

Lewat beberapa penemuan KNKT yang dipublikasikan, pesawat tersebut mengalami kejanggalan pada air speed indicatornya.

Air Speed Indicator Lion Air PK-LQP Tidak Normal, Pilot seperti Terbang Buta
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengecek turbin mesin pesawat Lion Air PK-LQP dan roda di Posko Gabungan Pelabuhan JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive, Yosia Margaretta

WARTAKOTA, PALMERAH -- Tragedi jatuhnya pesawat LIon Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 menyisakan tanya apakah penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Lewat beberapa penemuan KNKT yang dipublikasikan, pesawat tersebut mengalami kejanggalan pada air speed indicatornya.

Dilansir dari Kompas.com bahwa air speed indicator tidak berfungsi dengan normal, salah satunya menunjukkan angk yang berbeda antara air speed indicator pilot dan co-pilot.

Seorang youtuber sekaligus pilot salah satu airlines di Indonesia, Vincent Raditya pun angkat bicara mengenai air speed indicator dalam suatu pesawat.

Vincent yang juga pimpinan dari Eagle Air Academy ini menjelaskan betapa pentingnya air speed indicator dalam suatu pesawat.

Dalam video yang diunggahnya pada 6 November 2018 lalu, Vincent menganalogikan air speed indicator pesawat sama layaknya speedometer yang berada dalam mobil.

Air speed indicator berfungsi untuk menunjukkan berapa kecepatan yang saat itu ditempuh oleh pesawat tersebut untuk memperhitungkan waktu tempuh.

Selain itu air speed atau kecepatan adalah instrumen penting yang dibutuhkan oleh sebuah pesawat untuk terbang.

"Karena nyawa pesawat dari kecepatan. taukah kalian? Tanpa kecepatan pesawat tidak bisa terbang. Berbeda dengan helikopter, mereka punya cara yang lain untuk menghasilkan daya angkat. Pesawat tidak akan terbang tanpa ada kecepatan," ujar Vincent dalam video yang diunggah di akun Youtubenya.

Halaman
12
Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved