Tanggapan Warga soal Kartu Sehat Kota Bekasi Diwajibkan Pakai Surat Rujukan

Pemerintah Kota Bekasi kini menerapkan aturan baru bagi pemilik Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK).

Tanggapan Warga soal Kartu Sehat Kota Bekasi Diwajibkan Pakai Surat Rujukan
Warta Kota/Muhamad Azzam
Warga Kota Bekasi menunjukkan Kartu Sehat. 

Ia mengatakan, surat rujukan sebelum berobat ke rumah sakit sangat menyulitkan terlebih jika petugas puskesmas bertele-tele dan lambat dalam memberikan surat rujukan itu.

"Dua hari lalu saya ke puskesmas, malah tidak dikasih, karena petugas bilang saya masih sehat bugar. Padahal saya butuh kontrol karena habis keguguran kehamilan kedua," kata dia.

Hanifah Astuti (29), warga Bekasi Utara, belum pernah menggunakan Kartu Sehat, namun mendengar kabar adanya aturan surat rujukan itu.

Ia menilai penangan medis di puskesmas kurang baik sehingga lebih puas jika ditangani langsung di rumah sakit.

"Dulu enak, mangkanya gue buat Kartu Sehat. Tapi pas tahu mesti begini jadi malas pakainya. Kalau misalkan lewat puskesmas dulu tapi engga sembuh-sembuh, kali baru dapat rujukan," katanya.

Ia mengatakan, seharusnya Kartu Sehat ada kerja sama dengan klinik, meskipun tidak harus ke rumah sakit masyarakat dapat terlayani dengan baik.

"Di puskesmas itu padat suka antre, penangannya kurang baik, termasuk obat-obatnya kadang tidak mempan. Dibanding ke puskesmas, gue lebih baik ke klinik yang kerja sama dengan BPJS sih. Soalnya pernah di puskesmas periksanya engga bener. Masa orang sakit cacar petugas puskesmas jijik, mana engga sembuh panasnya," katanya.

Puskesmas di Bintara, Bekasi Barat. Warga Kota Bekasi yang memiliki Kartu Sehat harus mendapatkan surat rujukan dari puskesmas jika ingin berobat ke rumah sakit.
Puskesmas di Bintara, Bekasi Barat. Warga Kota Bekasi yang memiliki Kartu Sehat harus mendapatkan surat rujukan dari puskesmas jika ingin berobat ke rumah sakit. (Warta Kota/Muhamad Azzam)

Program Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK) milik Kota Bekasi mengalami perubahan dalam tahap pengunaannya di rumah sakit.

Pemilik kartu, kini diwajibkan mengantongi surat keterangan persetujuan tindakan medis dari Dinas Kesehatan atau pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Kepala Bagian Humas pada Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Sajekti Rubiah, mengatakan, aturan ini mulai berlaku pada Kamis (1/11/2018).

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved