Mantan Atlet Dikeroyok di GBK, Diduga Karena Dilarang Berjualan Minuman

Seorang mantan atlet, Martha Kase, menjadi korban pengeroyokan oleh oknum petugas keamanan

Mantan Atlet Dikeroyok di GBK, Diduga Karena Dilarang Berjualan Minuman
Istimewa
ILUSTRASI Pengeroyokan 

Seorang mantan atlet, Martha Kase, menjadi korban pengeroyokan oleh oknum petugas keamanan pada Selasa (27/10/2018). Korban yang pernah meraih medali emas nomor lari SEA Games 1987 itu mengatakan, insiden itu terjadi saat dirinya dan rekan-rekannya berjualan minuman di sekitaran Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Dikatakan Martha, dirinya diusir pelaku dan tidak boleh berjualan di kawasan tersebut. Martha mengaku sudah berjualan di GBK sejak 20 tahun yang lalu.

Martha dan teman-temannya dilarang berdagang oleh petugas keamanan yang ditugaskan sejak Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Karena Martha dan kawan-kawannya menolak diusir, sekelompok oknum petugas keamanan degan mengendarai mobil patroli menyerang Martha.

Kuasa hukum Martha, Tobbyas Ndiwa, melalui keterangan tertulisnya mengatakan, Martha diinjak, ditinju , dan dipukul dengan benda tumpul.

Martha, kemudian melapor ke Polsek Tanah Abang dan tercatat dengan nomor LP : 0609/K/X/2018/Sek.TRO.TA.

Martha pun menjalani visum di RSCM. "Pihak pengeroyok malah ikut membuat laporan polisi dan divisum seolah-olah mereka adalah korban. Martha pulang dengan penuh kecewa. Pada tanggal 30 Oktober 2018, Martha datang lagi baru di BAP," ucap Tobbyas.

Tobbyas mengatakan, para pengeroyok dilaporkan dengan pasal 353 KUHP dan pasal 4 UU no.40 thn 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved