VIDEO: Maruf Amin Bilang Silakan Masyarakat Menilai Ucapan Tampang Boyolali

Dilansir dari Kompas TV, Ma'ruf Amin beranggapan polemik pidato tersebut adalah urusan Prabowo dengan warga Boyolali.

Calon wakil presiden nomor urut 1, Ma’ruf Amin enggan berkomentar terkait pidato Tampang Boyolali yang disampaikan Prabowo Subianto.

Dilansir dari Kompas TV, Ma'ruf Amin beranggapan polemik pidato tersebut adalah urusan Prabowo dengan warga Boyolali.

Ma'ruf memilih tidak berkomentar banyak dan mempersilakan masyarakat untuk menafsirkan maksud pernyataan Prabowo.

"Itu terserah masyarakat saja menilainya seperti apa. jadi saya tidak perlu memberi komentar," ujar Ma'ruf.

Diberitakan sebelumnya, Prabowo Subianto pada Selasa (30/10/2018), melakukan pertemuan dengan tim pemenangan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Dalam agenda itu, Prabowo membahasa tentang akses kesejahteraan yang jadi agenda besar timnya.

Pada saat itu, Prabowo menyampaikan pidato yang dirasa menyinggung warga Boyolali.

Kemudian Prabowo dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Dakun yang mengaku berasal dari Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat (2/11/2018).

Kuasa hukum Dakun, yaitu Muannas Alaidid mengatakan, kliennya melaporkan Prabowo karena ucapan 'tampang Boyolali' dalam pidato Prabowo di Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.

Potongan kalimat dalam pidato Prabowo yang dipermasalahkan Dakun.

"Saya asli dari Boyolali, kami merasa tersinggung dengan ucapan Pak Prabowo, bahwa masyarakat Boyolali itu kalau masuk mal atau masuk hotel itu diusir karena tampangnya itu tampang Boyolali," kata Dakun.

Simak video di atas.(Tribun-Video.com/Alfin Wahyu Yulianto)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved