Wisata Kota Tua

Potensi Wisata Kawasan Banten Lama Sulit Berkembang karena Praktik Korupsi

"Wilayah ini kaya potensi wisata alam dan budayanya. Pemerintah harus bisa datangkan devisa yang besar dari Kawasan Banten Lama ini."

Potensi Wisata Kawasan Banten Lama Sulit Berkembang karena Praktik Korupsi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim (berkemaja putih dan mengenakan masker) saat meninjau Kota Banten Lama. Saat ini, Pemerintah Provinsi Banten akan menata kembali Kota Banten Lama menjadi kawasan wisata yang potensial. 

WARTA KOTA, SERANG ---  Kawasan Banten Lama kini mulai ditata kembali oleh pemerintahan setempat.

Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan bahwa pihaknya serius untuk merevitalisasi Banten Lama tersebut.

Masyarakat pun meminta agar Pemprov Banten tidak setengah hati dalam membenahi kawasan ini. Terlebih Kawasan Banten Lama memiliki potensi yang sangat besar.

"Kawasan itu luar biasa potensi wisatanya," ujar Adi (40), warga Banten, kepada Warta Kota, Selasa (6/11/2018).

Baca: Masyarakat Minta Kawasan Banten Lama yang Amburadul Segera Dibenahi

Menurutnya, menata kembali Banten Lama ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintahan Wahidin saat ini.

Pasalnya, masih banyak oknum yang melakukan praktik korupsi sehingga menyebabkan Kawasan Banten Lama sulit berkembang.

"Ini yang bikin Banten tidak maju-maju. Ya karena dicengkram kroni korup, orangnya juga susah diatur," ucapnya.

Hal senada diungkapkan oleh warga lainnya yakni Agung (38). Agung mengatakan bahwa Pemprov Banten harus berani melakukan terobosan dalam penataan Banten Lama.

"Wilayah ini kaya potensi wisata alam dan budayanya. Pemerintah harus bisa datangkan devisa yang besar dari Kawasan Banten Lama ini," kata Agung.

Baca: Jokowi Bakal Bantu Revitalisasi Kawasan Banten Lama

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim menjelaskan,  tahapan awal dalam proses revitalisasi ini menganggarkan Rp 60 miliar.

Menurutnya, dari dana APBD Pemprov Banten menggelontorkan program penataan kawasan sejarah, pembangunan untuk kanal sepanjang 40 Km, relokasi pasar, pembangunan halaman masjid, dan lainnya.

"Nanti juga akan ada pembangunan penyesuaian arsitek pada jaman Kesultanan Banten tentang kajian kitab - kitab Syekh Nawami jaman dahulu. Akan ada rumah budaya debus, seni Islam dan lain sebagainya," ujar Wahidin. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved