Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Berita Bohong Ratna Sarumpaet Ke Kejaksaan

Polisi menilai tiga keterangan para saksi yang dikonfrontir pada 26 Oktober 2018 cukup untuk melengkapi materi pemberkasan kasus.

Polisi Segera Limpahkan Berkas Kasus Berita Bohong Ratna Sarumpaet Ke Kejaksaan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet, hendak menjalani pemeriksaan kejiwaan di Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU ---  Kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax yang menyeret Ratna Sarumpaet ke kejaksaan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. "Tidak berapa lama lagi kita kirim ke sana (kejaksaan)," kata Argo saat dikonfirmasi, Selasa (6/11/2018).

Menurut Argo Yuwono, polisi menilai tiga keterangan para saksi yang dikonfrontir pada 26 Oktober 2018 cukup untuk melengkapi materi pemberkasan kasus.

Baca: Atiqah Hasiholan Sebut Ratna Sarumpaet Alami Tekanan Psikis

Seperti diberitakan sebelumnya, para saksi  yang dikonfrontir adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang dan Koordinator Juru Bicara Tim BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Untuk sementara ini cukup (periksa saksi)," ujarnya.

Ratna Sarumpaet sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong, Kamis (4/10/2018) lalu.

Baca: VIDEO: Atiqah Hasiholan Minta Ratna Sarumpaet Menjadi Tahanan Kota

Dia ditangkap saat hendak terbang menuju Negara Chili untuk menghadiri suatu acara. Ratna Sarumpaet  resmi ditahan keesokan harinya, Jumat (5/11/2018).

Ratna Sarumpaet disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE.

Atas kasus tersebut, Ratna Sarumpaet terancam hukuman 10 tahun penjara.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved