Pilpres 2019

Jadi Kuasa Hukum TKN Jokowi-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra Tidak Dibayar

Yusril Ihza Mahendra, ucap Arya Sinulingga, diyakini ingin pemilu yang bersih, kredibel, dan bermartabat.

Jadi Kuasa Hukum TKN Jokowi-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra Tidak Dibayar
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Yusril Ihza Mahendra saat diambil sumpahnya sebagai advokat di Pengadilan Tinggi DKI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). 

KETUA Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

Abdul Kadir Karding, Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin, merespons positif bergabungnya Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara Jokowi-Maruf Amin. Yusril Ihza Mahendra dianggap memiliki reputasi dan kaya pengalaman, terutama di bidang hukum.

"Pak Yusril kita kenal salah satu orang terbaik dalam bidang hukum, pengacara, dengan kapasitas luar biasa," ujar Abdul Kadir Karding saat dikonfirmasi Tribunnews, Senin (5/11/2018).

Baca: Disebut Yusril Telah Ditunjuk Jadi Pengacara Prabowo-Sandi, Begini Jawaban Hotman Paris

Abdul Kadir Karding mengatakan, dengan bergabungnya Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara Jokowi-Maruf Amin, TKN Koalisi Indonesia kerja memiliki kepercayaan diri yang lebih baik.

"Selamat bergabung, semoga Prof Yusril bisa bekerja dengan baik," ucap Abdul Kadir Karding.

Juru Bicara TKN Jokowi-Maruf Amin Arya Sinulingga menerangkan, Yusril Ihza Mahendra merupakan ahli hukum politik dan hukum negara. Sejumlah kasus politik banyak ditangani oleh Yusril Ihza Mahendra.

Baca: Kabel Utilitas dan Tutup Permanen Hambat Proyek Normalisasi Saluran Air di Cempaka Putih

"Kemampuan dia hukum politik tata negara, enggak perlu diragukan. Kedua dia enggak dibayar, alias probono," ucap Arya Sinulingga.

Yusril Ihza Mahendra, ucap Arya Sinulingga, diyakini ingin pemilu yang bersih, kredibel, dan bermartabat.

"Makanya dia bersedia bergabung dengan kita menjaga proses demokrasi. Menjaga dari segi hukum," cetusnya. (Dennis Destryawan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved