Gempa Tsunami Sulteng

Baznas Gelar Tabligh Akbar dan Istighosah di Lokasi Gempa Tsunami Sulteng

Baznas mendampingi para imam masjid yang terdampak gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi dalam program kesehatan mental dan psikososial.

Baznas Gelar Tabligh Akbar dan Istighosah di Lokasi Gempa Tsunami Sulteng
Warta Kota
Direktur Pendistribusian Baznas, Mohd Nasir Tajang memberikan sambutan dalam acara Tabligh Akbar dan Istighosah di Masjid Al-Mujahiddin, Desa Wani 2, Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (4/11). 

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan Tabligh Akbar dan Istighosah di Masjid Al-Mujahiddin. Desa Wani 2, Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (4/11). 

Masjid yang dibangun pada tahun 1939 itu termasuk salah satu masjid tertua di wilayah Wani 2, yang terkena bencana tsunami, 28 September 2018 lalu, namun masih tetap kokoh berdiri.

Masjid yang bernuansa hijau dan letaknya hanya sekitar 100 meter dari bibir pantai itu penuh oleh ratusan warga, tua muda hingga anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki.

Mereka mengikuti hingga akhir uraian dari penceramah yang mengisi acara tersebut, yaitu Ust. Oemar Mita. Lc, dan Ust. H. M. Abdul Syukur Yusuf.

Ustad Oemar Mita Lc., tengah memberikan uraian ceramah pada kegiatan Tabligh Akbar dan Istighosah di Masjid Al-Mujahiddin. Desa Wani 2, Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (4/11).
Ustad Oemar Mita Lc., tengah memberikan uraian ceramah pada kegiatan Tabligh Akbar dan Istighosah di Masjid Al-Mujahiddin. Desa Wani 2, Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (4/11). (Warta Kota)

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang mengatakan bahwa memperkuat keimanan menjadi salah satu aspek penting untuk mempercepat kebangkitan masyarakat setelah bencana, maka dari itu BAZNAS menyelenggarakan acara tersebut

"BAZNAS ingin keimanan dan akidah para korban bencana tetap terjaga. Bahkan, dengan adanya Tabligh Akbar dan Istighosah ini diharapkan bisa meningkatkan keimanan masyarakat yang terdampak bencana," katanya usai acara tersebut.

Kegiatan tabligh akbar ini juga dihadiri oleh Gubernur Sulteng yang diwakili Kabiro Kesra, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Sulteng H. Arnol Firdaus, serta Bupati Donggala, Kasman Lassa

Tim Baznas berfoto bersama Bupati  Donggala, Kasman Lassa, usai kegiatan Tabligh Akbar dan Istighosah di Masjid Al-Mujahiddin Desa Wani 2, Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (4/11).
Tim Baznas berfoto bersama Bupati Donggala, Kasman Lassa, usai kegiatan Tabligh Akbar dan Istighosah di Masjid Al-Mujahiddin Desa Wani 2, Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (4/11). (Warta Kota)

Layanan Psikososial

Nasir menambahkan, acara Tabligh Akbar dan Istighosah ini diselenggarakan oleh Mualaf Center BAZNAS yang merupakan dari program recovery Sulawesi Tengah oleh Baznas. Layanan Psikososial bagi para imam masjid yang terdampak gempa juga menjadi perhatian Baznas.

Baznas melakukan pendampingan kepada para imam masjid yang terdampak gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi dalam program kesehatan mental dan psikososial. Dengan tujuan agar menguatkan imam-imam masjid untuk kembali berdakwah di tengah pengungsi.

"Selain fokus pada pelayanan ke pengungsi secara umum, BAZNAS juga memberikan bantuan penguatan akidah melalui Mualaf Center BAZNAS (MCB) kepada pengungsi korban bencana Palu," kata Nasir.

Selain itu, BAZNAS juga menggelar pengobatan gratis dan pembagian sembako kepada warga korban gempa dan tsunami.

Penulis:
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved