Breaking News:

Situ Rawa Gede Terkenal Angker dan Kumuh Kini Dilirik Pemkot Bekasi Jadi Wisata Air

Pemerintah Kota Bekasi mencanangkan Situ Rawa Gede yang terletak di Jalan Kampung Bojong Menteng, Rawalumbu, sebagai pusat wisata air.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Situ Rawa Gede, di Jalan Kampung Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi. Dahulu kondisinya angker dan kumuh, kini dilirik Pemkot Bekasi untuk dijadikan destinasi wisata air. 

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Bekasi mulai mematangkan perencanaan penataan Situ Rawa Gede di Bojong Menteng, Rawalumbu, sebagai lokasi wisata.

Pasalnya, penataan Situ Rawa Gede sudah lama menjadi wacana penataan tapi belum ada realisasinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi, mengatakan, belum juga terealisasinya penataan Situ Rawa Gede dikarenakan banyak hal teknis yang harus diurus.

"Kita kan selesaikan izin penataan situ itu karena status kepemilikan masih di bawah kewenangan Kementerian PUPR. Ini kita ekspose, mudah-mudahan terealisasi tahun 2020," katanya kepada Wartakota, Selasa (23/10/2018).

Jumhana menjelaskan realisasi tahun 2020 dikarenakan, untuk tahun ini pihaknya sedang menyempurnakan perencanaan Detail Engineering Design (DED) dan juga alokasi anggaran.

"Kenapa sudah kita ekpose saja, ini kan kita kemarin diskusi dengan tim Pemprov Jawa Barat jadi kita tampilkan rencana kita selain bahas soal Kalimalang itu. kan acara diskusi itu di dalam rangka mendapatkan dukungan semua pihak, termasuk soal penganggaran," katanya.

Ia mengungkapkan rencana penataan Situ Rawa Gede selain jadi lokasi wisata juga bertujuan agar menjadi tempat konservasi air, sebagai resapan air, dan cadangan air ketika musim kemarau serta untuk meminimalisir banjir di daerah tersebut.

Untuk konsepnya, lanjut Jumhana Situ Rawa Gede yang memiliki luas 7,3 hektare akan dirancang sebagai ekowisata dan pusat kebudayaan Kota Bekasi.

"Lokasi kan dekat dengan gedung seni budaya, jadi wisata juga memberikan wawasan soal lingkungan dan budaya. Selain sisi ekonominya kita bangun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)," paparnya. (M18)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved