Pesawat Jatuh

Setelah Teridentifikasi, Jasa Raharja Santuni Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air PK-LQP

Haryo menjelaskan, pihak Jasa Raharja baru akan memberikan santunan jika korban telah resmi teridentifikasi oleh tim DVI.

WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Jasa Raharja Banten menyerahkan santunan Rp 50 juta yang diterima istri korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP, di kediaman alamrhum, Jalan H Sidup, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Senin (5/11/2018). 

PIHAK Jasa Raharja segera menyerahkan santunan kepada keluarga jaksa korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP, setelah jasad Dodi Junaidi berhasil diidentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI).

Santunan yang diserahkan Jasa Raharja untuk keluarga korban berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta, yang diberikan jika korban sudah teridentifikasi.

"Hari ini setelah diidentifikasi oleh DVI, tadi malam almarhum Dodi Junaidi. Hari ini kami sudah serahkan santunannya sebesar Rp 50 juta yang diterima istri almarhum," ucap Haryo Pamungkas, Kepala Jasa Raharja Banten di kediaman almarhum, Jalan H Sidup, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Senin (5/11/2018).

Baca: Almarhum Dodi Junaidi Naik Pangkat Jadi Jaksa Madya

Haryo menjelaskan, pihak Jasa Raharja baru akan memberikan santunan jika korban telah resmi teridentifikasi oleh tim DVI.

"Yang belum teridentifikasi kami akan menunggu. Nanti setelah teridentifikasi kami akan serahkan santunannya dalam waktu yang dekat," katanya.

Jasa Raharja Banten pun sudah menyerahkan santunan kematian kepada dua korban lainnya yang berdomisili di Banten dan sudah teridentifikasi, yaitu Endang Sri Bagus Nita dan Rohmanir Pandi Sagala.

Dodi, Endang, dan Rohmanir merupakan penumpang pesawat nahas Lion Air tujuan Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) pekan lalu. (*)

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved