Breaking News:

BPJS Kesehatan Adakan Ngopi Bareng JKN untuk Kenalkan Sistem Rujukan Online

Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan sosialisasi terhadap sistem rujukan online yang diluncurkan, beberapa waktu lalu.

Warta Kota/Feryanto Hadi
BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan melakukan inovasi untuk semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS). 

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan melakukan inovasi untuk semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), dengan menggelar kegiatan “Ngopi Bareng JKN", Senin (5/11/2018).

Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan sosialisasi terhadap sistem rujukan online yang diluncurkan beberapa waktu lalu.

Sistem ini merupakan bentuk simplifikasi dan digitalisasi dari sistem rujukan sebelumnya yang masih bersifat konvensional.

“Seperti yang telah kita ketahui, BPJS Kesehatan saat ini menerapkan sistem rujukan online. Rujukan online ini merupakan bentuk simplifikasi dan digitaslisasi dari sistem rujukan sebelumnya yang masih manual. Data di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terkoneksi secara online dan real-time ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) sehingga memudahkan analisis data calon pasien," kata Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Jakarta Selatan, Sudarto KS ditemui di sela kegiatan Ngopi Bareng JKN.

Sudarto mengungkapkan, sistem rujukan online juga meminimalkan kemungkinan kendala yang terjadi akibat pasien lupa membawa surat rujukan, karena data rujukan peserta terekam dengan baik. Data rujukan dapat dengan mudah dicari menggunakan nomor kartu peserta atau nomor rujukan online.

"Mengingat informasi ini sangatlah penting, kami mengundang rekan media dan masyarakat untuk hadir dan mendapatkan informasi yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya langsung dari petugas BPJS Kesehatan," ujar Sudarto.

Sudarto menambahkan, dengan rujukan online peserta mendapatkan banyak sekali kemudahan.

Sistem rujukan online memberikan kemudahan kepada peserta terutama dalam hal kepastian pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat lanjut (FKTL).

Peserta akan dirujuk ke fasilitas kesehatan sesuai dengan kompetensi pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Bagi Fasilitas Kesehatan tingkat Pertama (FKTP), sistem ini sangat memudahkan untuk melakukan rujukan karena selain mendapatkan kepastian ketersediaan ruangan, informasi ketersediaan peralatan kesehatan pun dapat diperoleh dengan mudah dan lengkap.

“Saat ini penerapan sistem rujukan online telah memasuki fase ketiga.

Sebelumnya, telah dilaksanakan fase pertama dari tanggal 15 Agustus 2018 sampai dengan 15 September 2018, kemudian fase kedua pada tanggal 15 September 2018 sampai dengan 15 Oktober 2018. Dan fase ketiga dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2018 sampai dengan 15 November 2018," tambah Sudarto.

Sudarto berharap, dengan masifnya penyebaran informasi mengenai rujukan online akan lebih cepat sampai pada masyarakat luas sehingga nantinya seluruh masyarakat Indonesia semakin sadar dan paham mengenai sistem rujukan online.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved