Banjir Bandang Terjang Kota Padang, Dua Anak Meninggal
Kali ini bencana alam berupa banjir bandang menerpa wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (4/11/2018).
INDONESIA kembali dirundung bencana. Kali ini bencana alam berupa banjir bandang menerpa wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (4/11/2018).
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho lewat akun twitternya @Sutopo_PN pada Minggu (4/11/2018) malam melaporkan, sebanyak dua anak dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.
Kejadian tersebut pun menegaskan pemerintah untuk menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor di wilayah Kota Padang. Status tersebut ditetapkan selama seminggu, terhitung sejak Sabtu (3/11/2018) hingga Jumat (9/11/2018).
Baca: Bandingkan dengan Kompetisi Dangdut, Mardani Ali Sera Ingin Durasi Debat Capres Lebih dari Dua Jam
Sebanyak 756 kepala keluarga harus mengungsi, sebanyak 1.400 unit rumah terendam banjir, dan tiga unit rumah di antaranya hilang terhanyut.
"Masa tanggap darurat banjir dan longsordi Kota Padang ditetapkan 3-9/11/2018. Dampak bencana: 2 orang meninggal dunia (anak usia 6 dan 10 thn hanyut banjir), 756 KK terdampak, 1.400 unit rumah terendam, 3 unit rumah hanyut, 1 unit jembatan hanyut, 1 unit jembatan gantung putus," tulis Sutopo.
Kondisi memprihatinkan terlihat dari sejumlah potret yang turut diunggah oleh Sutopo Purwo Nugroho. Akses jalan warga terputus karena jembatan gantung rusak berat, sedangkan jembatan beton yang tengah dibangun terlihat mangkrak.
Warga bersama petugas bekerja sama untuk membersihkan sampah yang terbawa arus. Warga pun membersihkan rumahnya masing-masing dari endapan lumpur sisa banjir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/banjir-bandang-menerjang-kota-padang_20181105_081548.jpg)